KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin memastikan percepatan layanan testing Covid-19 . Salah satunya dengan mendatangi Labratorium Intibios cabang Surabaya di by pass Juanda, Senin (28/12/2020) siang. Di Laboratorium ini, hasil testing covid-19 bisa diketahui sekitar enam jam.
[irp]
Baca juga: Kapolresta Sidoarjo Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan
Dr. Ratna Kusumawati Sp.MK (Spesial Mikrobiologi Klinik) selaku penanggung jawab Intibios Laboratorium mengatakan, kapasitas lab ini mampu melayani pemeriksaan sebanyak 400 - 500 sample per hari. Intibios Lab ini punya keistimewaan untuk sample prioritas. Dimana hasilnya dapat diketahui dalam waktu 6 jam.
Menurutnya, keistimewaan dari lab ini juga satu satunya di Jawa Timur, dengan lab continer dengan fasilitas Biosafety Level (BSL) 2+ yang telah sesuai standar WHO.
Sementara itu Khofifah menuturkan, percepatan layanan testing Covid-19 sangat diperlukan, untuk mempercepat layanan treatmen. Sehingga angka kematian dapat ditekan sekaligus dapat meningkatkan angka kesembuhan. “Kunci dari penanganan Covid-19 adalah, bagaimana meningkatkan sinergi, serta meningkatkan kolaborasi agar penyebaran segera melandai bahkan berhenti," terang Khofifah.
Baca juga: Kapolresta Sidoarjo Kunjungi Penderita Tumor Mata, Beri Batuan dan Upayakan Pengobatan
Menurutnya, laboratorium ini menjadi salah satu privat sector yang menyediakan kebutuhan screening melalui laboratorium dengan fasilitas BSL 2+, yang bisa digunakan untuk melakukan percepatan Swab dari PCR. "Kita bisa membayangkan keterbatasan Lab PCR, bisa saja hari ini di swab hasilnya berapa hari berikutnya, itu yang dulu terjadi di bulan April-Mei 2020 lalu," jelas Khofifah.
Khofifah mengatakan, kalau ada percepatan swab, hasilnya juga bisa segera diketahui, maka segera bisa diisolasi dan dirawat. "Jadi 3T, dari mulai trassing, testing dan treatment itu harus menyatu," lanjut Khofifah.
Baca juga: Ning Sasha Bersama Anggota DPRRI Tinjau Vaksinasi 3.000 Orang
Layanan Intibios Lab ini, lanjut Khofifah, adalah bagian dari testing. Kalau diketahui ada kasus positif, pasti dilakukan tracing. Siapa yang melakukan kontak erat maka dilakukan testing, kalau sudah terkonfirmasi positif, segeralah di treatment. "Saya melihat kalau ada percepatan treatment, Insya Allah cepat sembuh," harap Khofifah.
Sekarang ada kecenderungan kenaikan kasus hampir di seluruh Indonesia termasuk juga di jawa Timur.(rtn)
Editor : Satria Nugraha