Warga Prigen Tuding Cimory Penyebab Banjir, Manajemen Bantah Tudingan dan Sebut Curah Hujan Tinggi

klikjatim.com
Kegiatan perbaikan saluran yang diduga menyebabkan banjir di kawasan Dusun Ngemplak Desa Prigen Kecamatan Progen Pasuruan.

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Konflik antara wahana wisata Cimory Dairy Land (CDL) dengan sejumlah warga Dusun Ngemplak, Desa Prigen, Kecamatan Prigen mencuat lagi. Kali ini warga yang rumahnya berdekatan dengan CDL kebanjiran saat hujan deras beberapa hari terakhir dan menuding saluran milik obyek wisata itu bermasalah.  Sementara manajemen CDL membantah tudingan warga dan menyebut banjir karena curah hujan memang sedang tinggi.

[irp]

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

Supomo salah seorang warga warga Dusun Ngemplak, Desa Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan menyebut, banjir juga membuat polusi bau busuk kotoran hewan milik CDL. "Setiap pagi rumah warga selalu ditutup. Karena bau busuk kotoran hewan milik Cimory," kata Supomo, Jumat (25/12/2020).

Pria 65 tahun, menceritakan banjir terjadi, Kamis (24/12/2020) pukul 16.22 WIB terjadi selama tiga jam. Banjir itu menggenangi seluruh ruangan rumahnya.  Dia Ia menduga, salah satu penyebab banjir karena saluran air milik Cimory tidak mampu menampung tingginya debit air saat musim penghujan.  "Debit air tinggi berasal dari atas tidak bisa menampung saluran air. Sehingga air meluber dan masuk kerumah warga," ujarnya.

Tidak hanya itu, banjir juga merusak tanaman miliknya. Ia berharap, pihak Cimory bertanggung jawab atas kejadian banjir yang dialaminya.  "Banjir tahun ini lebih parah dari pada tahun kemarin," imbuhnya.

Baca juga: Marak Dugaan Pungli, Dispendik Pasuruan Didemo

Menanggapi hal ini, Sopyan HRD CDL berdalih penyebab banjir yang mengakibatkan salah seorang rumah warga kebanjiran, karena intensitas curah hujan tinggi, dan sampah menyumbat saluran air. Sehingga air meluber ke jalan dan masuk ke rumah warga. "Saat ini saluran air sudah kita perbaiki," ucapnya.

Pria asal Pandaan, tegaskan sampah jadi pemicu banjir bukan berasal dari Cimory. "Sampah-sampah menyumbat di saluran air bukan dari Cimory. Kita tidak pernah membuah sampah ke saluran air," pungkasnya.

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

Sekedar catatan, obyek wisata mirip zoo sempat jadi perhatian publik. Mulai dari Perijinan yang sempat beberapa bangunan disegel Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Lalu, lahan parkir longsor menimbum belasan motor, hingga langgar prokes. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru