KLIKJATIM.Com | Gresik – Persoalan intoleransi tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tokoh agama dan kyai bisa mengambil peran untuk membentengi masalah yang mengancam keutuhan bangsa ini. “Kami meminta dukungan warga masyarakat Gresik khususnya para tokoh agama dan Kyai untuk menyampaikan pesan dakwah. Mengingat banyaknya intoleransi antar umat beragama,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam pengukuhan dai kamtibmas, Selasa (22/12/2020).
[irp]
Baca juga: Polres Gresik Ungkap 14 Kasus Narkoba, 17 Tersangka Diamankan
Kegiatan juga dihadiri Kasdim Kodim 0817 Mayor Sugeng Riyadi, Kakesbangpol Kabupaten Gresik Darman, Kemenag Gresik Markus, Ketua Mui Gresik KH. M. Mansoer Shodiq, Ketua PCNU Gresik KH. Chusnan Ali, Ketua PD. Muhammdiyah H. Taufiqullah, Ketua LDII KH. Abdul Muis, dan pejabat utama Polres Gresik serta Kyai dan ulama lainnya di Kabupaten Gresik.
Baca juga: Cegah Pungli, Kapolres Gresik Sidak Pelayanan di Tiga Polsek
“Pertemuan ini sekaligus silaturrahim pasca pilkada Gresik tahun 2020 yang berjalan kondusif,” katanya.Kapolres lalu mengukuhkan lima perwakilan dai kamtibmas sebagai pengamanan dari ajaran i toleransi beragama. Ketua Dai kamtibmas KH. Chusnan Ali menjelaskan, dengan adanya kegiatan saat ini dapat menyambung gerakan dan aktifitas yang tujuanya menciptakan situasi Gresik yang aman, sejuk dan sejahtera.
Dengan terbentuknya sinergitas dalam berkhidmad di masyarakat sesuai dengan peran masing-masing tuturnya. Ditambahkan, Keamanan adalah bentuk tanggung jawab Kepolisian namun hal ini tidak lepas dari peran para Kyai dan Ulama dimana dalam keimanan masyarakat yang semakin tangguh.
Baca juga: Motor Karyawan Indomaret Dikembalikan, Polsek Cerme Tangkap Terduga Pelaku Curanmor
“Insya Allah hal tersebut menjadi korelasi dimana menjadikan masyarakat yang aman dan sehat khususnya dimasa pandemi covid 19,” ujarnya.(rtn)
Editor : Redaksi