KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Tanggul Sungai Ingas di Bojonegoro jebol pada Senin (14/12/2020) malam. Akibatnya, pemukiman warga dan persawahan di Kecamatan Kanor terendam.
[irp]
Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim
Jebolnya tanggul Sungai Ingas itu diakibatkan naiknya volume air di Bengawan Solo akibat diguhur hujan deras beberapa hari terakhir ini. Tanggul jebol sekitar pukul 19.00 WIB Senin malam.
Dari data yang dihimpun, tanggul jebol awalnya hanya sepanjang 10 meter. Karena tersu tergerus aiar, tanggul jebol bertambah hingga 15 meter. Akibatnya, ratusan hektare sawah milik warga Desa Kedung Primpen dan Kedungarum Kecamatan Kanor terendam banjir.
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
Melihat kejadian tersebut BPBD Bojonegoro turun lapangan untuk memberikan bantuan kepada warga yang terendam banjir. "Sekarang ini tim ke sana dan memberikan bantuan berupa sak dan terpal," kata Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia, Selasa (15/12/2020),
Menurutnya, sekarang dari BPBD masih stanbay di wilayah yang terjadi banjir akibat jebolnya tanggul. "Ini masih terus diupayakan penanganan saat ini. Agar sawah tidak banyak yang kebanjiran. Tim BPBD dan petugas gabungan juga sudah di lokasi sejak tadi malam," ujarnya
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
Dari keterangan warga setempat sawah yang banjir dampak tanggul Sungai Ingas jebol sekitar 900 hektare. Warga berharap ada solusi untuk penyelamatan tanaman padinya. Rencananya masyarakat juga akan memperbaiki kembali tanggul yang jebol tersebut.
Hingga sekarang kondisi Bengawan Solo masih siaga hijau. Namun tren kenaikan debit air sangat tinggi. Warga di bantaran sungai diharapkan terus waspada. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah