Plesengan Sungai Kedunglarangan Ambrol, Ratusan Rumah Warga Terancam

klikjatim.com
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Moh. Rusdo Suteja saat sidak ke lokasi ambrolnya plesengan sungai Kedunglarangan (dik)

KLIKJATIM.Com | PasuruanBangunan plengsengan sungai Kedunglarangan di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ambrol akibat tergerus air sungai deras. Ambrolnya plengsengan ini mengancam permukiman warga sekitar.  Sebab, bangunan setinggi 7 meter ini berada di sekitar pemukiman warga.

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

[irp]

Kerusakan itu menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Moh. Rusdi Suteja. Saat meninjau lokasi plengsengan ambro, dia meminta dinas terkait segera mecarikan solusi mengatasi persoalan tersebut. "Saya minta ambrolnya plesengan ini segera ditangani. Karena mengancam permukiman warga," kata Politisi Partai Gerindra usai sidak ke lokasi ambrolnya plesengan, Kamis (10/12/2020) siang.

Baca juga: Perusahaan Bangun Plengsengan Penahan Longsor, Bupati Gresik : Ini Bentuk Kolaborasi Mitigasi Bencana

Bangunan plengsengan Sungai Kedunglarangan, kondisinya ambles sepanjang 80 meter. Amblesnya plesengan ini disebabkan karena arus sungi yang deras dan mengikis pondasi plengsengan. Apabila tidak segera diperbaiki, lanjutnya akan mengancam permukiman warga sekitar. " Tinggi volume air sungai dimusim penghujan, tidak menutup kemungkinan akan mengkikis pondasi plesengan dan tanggul yang dibuat warga," jelasnya.

Ia mengaku kerap kali menerima aduan dari warga terkait persoalan tersebut. Warga meminta dinas terkait segera melakukan perbaikan. Hal sama juga dikatakan Kades Manaruwi, Suseno Ali. Ia mendesak dinas terkait segera memperbaiki bangunan plesengan ambrol. " Agar air sungai tidak meluber ke permukiman. Warga sekitar membuat tanggul terbuat dari sak berisi pasir. Ratusan sak ditumpuk di lokasi plesengan yang ambrol agar air sungai tidak meluber ke permukiman warga," pungkasnya. (mkr)

Baca juga: Marak Dugaan Pungli, Dispendik Pasuruan Didemo

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru