Jangan Ditiru, Karena Sakit Hati Pria di Sumenep Ini Culik Mantan Kekasih

klikjatim.com
Atwari, pelaku penculikan mantan kekasih telah diamankan polisi.

KLIKJATIM.Com | Sumenep—Penculikan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batang-batang, Kabupaten Sumenep terungkap. Pelakunya Atwari (40) warga Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Korban penculikan yakni Nur Imama (30) yang saat ini bertugas sebagai anggota PPK Batang-batang di Pilbup Sumenep 2020. Motif pelaku nekat membawa kabur paksa korban lantaran sakit hati kepada korban setelah lama menjalin hubungan ternyata tak bersedia dinikahi.

Nur Imama yang merupakan seorang janda, memilih untuk rujuk kepada mantan suaminya Sugiyanto (38). Pelaku yang sudah terbakar cemburu, akhirnya melakukan aksi nekat dengan menculik korban saat di halaman kantor PPK Batang-batang, Sabtu (5/12/2020).

Saat beraksi, pelaku membawa pistol mainan untuk menakuti siapa saja yang hendak menghalangi aksinya. Korban saat diculik tak sendirian. Dia bersama anggota PPK lainnya Ali Armadi, Ali Wafa dan Muslimu serta Masuri. Namun, semua yang di lokasi saat itu diancam pelaku. Pelaku pun langsung menyeret korban masuk di mobil Toyota Avaza dan dibawa kabur.

Melihat temannya dibawa lari orang, Ali Armadi, Ali Wafa dan Muslimu serta Masuri kemudian langsung menuju ke rumah mantan suami korban, yaitu Sugiyanto (38) yang tinggal di Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Menurut Widiarti, bersama kerabat dan teman-teman istrinya, Sugiyanto melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian di Mapolsek Batang-Batang.

Di hari itu juga Sugiyanto dan sanak familinya dibantu petugas melakukan pencarian. Alhasil, sekitar pukul 10:00 WIB. Mobil yang digunakan oleh telapor untuk menculik korban ditemukan dan berhasil dihentikan oleh saudara Lamri.

Dengan gagah berani, saudara Lamri menghadang laju mobil Atwari di jalan PUD desa Dapenda, kemudian korban Nur Imama diturunkan di jalan tersebut.

Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Periksa 22 Saksi

"Usai menurunkan korban, Atwari lari meninggalkan Nur Imama dan Lamri ke arah timur dengan mengemudikan mobil tersebut, selanjutnya korban dibawa ke Mapolsek Batang-Batang," terangnya.

Kata Widiarti, terlapor Atwari sakit hati terhadap korban Nur Imama. Sebab, Nur Imama menolak cinta Atwari dan lebih memilih rujuk kembali dengan mantan suaminya.

"Kemarin malam, Minggu (21:00 WIB) terlapor telah menyerahkan diri ke Mapolsek Batang-Batang, adapun senjata yang digunakan merupakan Pistol karet mainan, mirip sama senjata api sungguhan," pungkas Widiarti. (mkr)

Editor : Suryadi Arfa

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru