KLIKJATIM.Com | Surabaya--Tangis seorang gadis berinisial FF (12) seketika pecah saat melihat ayahnya, Sanudin (30) tewas dengan posisi tergantung di depan pintu kamar rumahnya di Jalan Tembok Lor, Surabaya.
[irp]
Baca juga: Lantik Pengurus PII Jatim, Ilham Habibie dan Khofifah Tekankan Inovasi Keinsinyuran Lintas Sektor
Ia tak menyangka jika sang ayah yang hendak dimintai uang jajan tersebut sudah meregang nyawa dengan sebuah tali melilit di lehernya.
Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Oloan Manullang mengungkapkan, korban ditemukan pertama kali oleh anaknya pada Jum'at (4/12/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.
Mulanya, FF hendak meminta uang kepada korban. Namun betapa kagetnya, ternyata ayahnya itu sudah tergantung di depan pintu kamar di lantai II rumahnya.
Baca juga: Alun-Alun Bojonegoro Mulai Dipagar, Proyek Revitalisasi Rp28 Miliar Resmi Dikerjakan
"Saksi naik ke atas lonteng lantai II dan melihat korban sudah tergantung di depan pintu kamar, setelah itu korban lari berteriak bahwa bapaknya sudah tergantung," ungkap AKP Oloan kepada Klikjatim.com, Jum'at (4/12/2020).
Mendengar teriakan itu, lantas istri korban bernama Yulia bergegas datang, dan melihat suaminya itu sudah tergantung.
"Setelah itu saksi menurunkan korban dengan cara memotong tali, kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bubutan Surabaya," beber AKP Oloan.
Baca juga: Dewa19 dan Padi Reborn Siapkan Konser Reuni Spektakuler di Surabaya
Dugaan sementara, dari hasil identifikasi dan olah TKP diduga kuat korban murni bunuh diri. Selanjutnya, usai dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum.
Sementara dari kejadian ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 buah salon untuk pijakan korban, 1 buah tali untuk gantung diri, dan 1 buah pisau dapur yang digunakan untuk memotong tali oleh istri korban. (mkr)
Editor : Redaksi