Sumbatan Rumpun Bambu Hambat Air Kali Lamong di Delik Sumber Gresik Langsung Dibersihkan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Petugas DPUPR bersama warga Delik Sumber membersihkan rumpun bambu yang menghambat aliran sungai anak Kalli Lamong yang menyebabkan banjir.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Salahsatu penyebab banjir di wilayah Benjeng pada Senin (30/11/2020) pagi adalah sumbatan rumpun bambu di di saluran anak sungai Kali Lamong, di Desa Deliksumber Kecamatan Benjeng. Namun berkat kesigapan Masyarakat dan Pemerintah Desa setempat maka pada Senin (30/11/2020) pagi itu juga, genangan itu sudah surut.

[irp]

Camat Benjeng Suryo Wibowo mengkonfirmasi bahwa pada Senin pagi sempat ada genangan air di jalan poros Desa Deliksumner. Pagi itu juga masyarakat Desa setempat bergotong royong untuk membersihkan rumpun bambu secara manual.

Baca juga: Wabup Alif Lantik Pengurus DKG Gresik Periode 2026-2029

Ternyata banyaknya rumpun bambu yang tersangkut di saluran air anak kali lamong tersebut belum bisa diatasi secara manual. Camat Benjeng dan Muspika setempat berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat untuk mendatangkan alat berat.

“Sekitar jam sembilan pagi alat berat kami operasikan untuk mengangkat rumpun bambu yang menyumbat saluran air anak kali lamong. Seketika itu juga aliran air sudah normal Kembali. Air yang sempat menggenangi jalan poros desa Deliksumber sudah surut” kata Suryo Wibowo melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.

Terkait rumpun bambu yang sempat menutup saluran air anak kali lamong, Suryo Wibowo mengatakan bahwa itu berasal dari kerja bakti warga yang belum sempat dipindahkan.

Baca juga: Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif

“Beberapa saat lalu masyarakat setempat sedang mengadakan kerja bakti untuk pelebaran anak Kali Lamong. Tujuannya agar aliran air anak kali Lamong tersebut lancar”. Kata Suryo

Tapi sayang, rumpun bambu serta ranting-ranting dan ilalang hasil kerja bakti tersebut belum diangkat, karena terbatasnya sarana prasarana. Ternyata justeru rumpun bambu dan ilalang tersebut malah menyumbat saluran anak kali lamong dan mengakibatkan genangan air di Jalan Poros Desa Deliksuber tersebut.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Beri Keringanan Pajak Daerah

Suryo Wibowo mengatakan bahwa dimusim hujan seperti saat ini pihaknya Bersama Muspida Gresik selelu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten untuk meminimalisi dampak, apabila ada bencana. (hen)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru