KLIKJATIM.Com | Gresik - Pengelola tol KLBM, PT Waskita Bumi Wira memberikan penjelasan soal insiden BMW terjun bebas dari ujung tol KLBM yang belum tersambung di area exit tol Bunder, Sabtu, 5 April 2025 sekitar pukul 21.45 WIB.
Direktur Utama PT Waskita Bumi Wira, Norman Hidayat, menjelaskan dalam insiden mobil BMW yang memasuki area proyek jembatan tol di KM 28+950 Ruas Tol Krian–Legundi–Bunder, tidak terdapat korban jiwa. Dua orang korban mengalami luka ringan dan telah dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Insiden ini telah ditindaklanjuti oleh Pihak Kepolisian Jalan Raya (PJR) Jatim 3 untuk dilakukan investigasi menyeluruh.
Dijelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kendaraan tercatat masuk melalui Gerbang Tol (GT) Belahan Rejo dengan tujuan akhir Bunder. Saat melintas di KM 27/A, pengemudi sempat berhenti di bahu jalan, lalu berbelok tajam melalui celah sempit median concrete barrier (MCB) selebar sekitar 1,8 meter, sebelum terjun dari ujung tol yang belum tersambung. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap marka jalan dan rambu petunjuk arah yang tersedia di lokasi.
"Perlu diketahui bahwa MCB tersebut telah dipasang sejak tahun 2020 sepanjang 250 meter, lengkap dengan marka jalan sebagai penanda pembatas lajur dan pengarah arus lalu lintas, guna mencegah kendaraan memasuki area proyek sambungan jalan tol. Jalur tersebut bukan bagian dari jalan tol aktif, melainkan hanya diperuntukkan bagi kendaraan operasional petugas dalam kegiatan inspeksi," beber Norman.
Baca juga: BMW Terjun dari Ujung Tol KLBM Gresik akibat Ikuti Aplikasi Penunjuk ArahSebagai langkah respons cepat dan bentuk komitmen terhadap peningkatan keselamatan, Pengelola Jalan Tol Krian–Gresik telah melakukan evaluasi serta peningkatan sistem pengamanan.
"Di antaranya adalah pemasangan tambahan median concrete barrier pada ujung jembatan proyek, serta pemasangan pagar portal pada celah MCB dan bull nose diverging," imbuh Norman.
Pengelola Jalan Tol Krian–Gresik mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, memastikan kondisi fisik prima saat mengemudi, menjaga kecepatan aman, serta memperhatikan rambu lalu lintas dan informasi keselamatan berkendara yang ditampilkan di papan VMS, termasuk kondisi jalan tol secara keseluruhan.
Pengelola juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jalan tol, serta menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran penting untuk perbaikan berkelanjutan di masa mendatang. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar