Siap Tampung Ratusan Pasien Covid-19, Sepuluh Pasien Dipindahkan

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Kadinkes Gresik di pondok observasi dan isolasi pasien Covid-19 Gejos (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Pondok Rehabilitasi dan Observasi pasien Covid-19 Gelora Joko Samudro Gresik (Gejos) sudah siap menampung pasien. Namun hingga hari kedua, fasilitas penanganan pasien Covid-19 itu belum terisi. Hanya terlihat dokter dan perawat yang berjaga.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg. Saifudin Ghozali menyebutkan,  hingga hari kedua memang belum ada pasien yang dipindahkan ke Pondok Rehabilitasi dan Observasi tersebut. “Rencananya baru sore nanti 10 orang tanpa gejala (OTG) akan dipindahkan dari RSUD Ibnu Sina,” katanya, Selasa (28/7/2020). 

BACA JUGA :  Tarif Tertinggi Rapid Tes Ditetapkan Rp 150 Ribu, Klinik Parahita Gresik Tak Nurut

Dikatakan Ghozali, Pondok Observasi itu hanya akan menerima pasien dengan kriteria usia 17 sampai 50 tahun, tanpa gejala dan tanpa penyakit penyerta, serta tidak dalam keadaan hamil. 

“Karena ini sifatnya hanya untuk pasien yang masuk tahap rehabilitasi dan observasi,” kata pria yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Gresik itu. 

BACA JUGA :  Libur Imlek, Gubernur Khofifah Larang ASN Bepergian Luar Daerah

Lanjut Ghozali juga menjelaskan Pondok Rehabilitasi Dan Observasi pasien Covid 19 itu mampu menampung 140 pasien. Dengan total delapan dokter dan 16 perawat yang bertanggung jawab. 

“Tenaga medis yang ada di sini selain dari Dinkes juga ada yang merupakam relawan, Mereka bekerja sesuai dengan shift. Selama 24 jam, ada dua dokter dan empat perawat. Sisanya bergiliran sesuai jadwal,” imbuhnya.

Selebihnya Kepala Dinas Kesehatan itu menyebut, Pondok Rehabilitasi dan Observasi Covid-19 itu sudah sangat siap. Baik dari segi tenaga medis maupun fasilitas. (bro)