klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PKB Gresik Kumpulkan Kader Lintas Generasi, Ada Apa?

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Ketua DPC PKB Gresik tahun 2004 dan mantan Ketua DPRD Gresik Ahmad Nadir memberikan saran untuk pengurus PKB Gresik sekarang (Abdul Aziz Qomar/Klikjatim.com)
Ketua DPC PKB Gresik tahun 2004 dan mantan Ketua DPRD Gresik Ahmad Nadir memberikan saran untuk pengurus PKB Gresik sekarang (Abdul Aziz Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — PKB Gresik menggelar silaturahmi lintas generasi dalam momen ulang tahun PKB yang ke 24 dan hari santri di Kantor DPC PKB, Jumat (21/10/2022).

Pertemuan dengan mengambil tema refleksi gerakan politik santri pasca reformasi hingga saat ini di Kabupaten Gresik itu dihadiri sejumlah pelaku sejarah pendirian PKB dan beberapa periode kepengurusan.

Baca juga: Ketua Fraksi PKB Gresik Sebut Pemkab Lemah dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang

Ketua DPC PKB Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, selain silaturahmi, pertemuan lintas generasi ini juga menjadi ruang konsolidasi kultural, dimana para Senior PKB meski sudah tidak aktif berpolitik praktis, namun masih punya kiprah dan pengaruh di Masyarakat.

"Nah, fatwa dari senior, arahan dari para pendiri ini nantinya jadi bekal berharga bagi pengurus dan Kader PKB sekarang dalam mengarungi realitas politik saat ini," ucapnya.

Dalam menyongsong pemilu 2024 nanti, lanjut Qodir, PKB punya target minimal enam belas (16) kursi legislatif di DPRD Gresik.

"Sehingga pertemuan ini bisa menguatkan kembali basis Kultur PKB," tuturnya.

Salah satu pendiri PKB Gresik KH Chusnan Ali menceritakan, dalam proses pendirian PKB di daerah ditunjuk tim 5 yang diasistensi oleh tim 9. Tim lima itu kata Chusnan terdiri dari Rais Syuriah PCNU Gresik, Katib Syuriah, Ketua Tanfidziah dan Sekretaris serta satu perwakilan perempuan. Maka PKB memang dibidani NU.

"Jadi historisnya diakui atau tidak ya NU. Tak mungkin PKB mengintervensi NU, yang ada adalah PKB Khidmat ke NU. Yang kebetulan Katib Syuriah saat itu adalah saya, jadi khidmat PKB ke NU adalah kewajiban dan Niscaya," ujarnya.

Karena itu, Kyai Chusnan meminta agar selalu berkhidmat dan mengembangkan hubungan yang lebih intens dengan NU.

"PKB ini masih memiliki semangat berkhidmat di masyarakat sesuai harapan NU," imbuhnya.

Ketua DPC PKB Gresik tahun 2004 Ahmad Nadir mengenang, saat itu kursi PKB dalam pemilu 2004 meraih 22 kursi. Dengan komposisi itu kekuatan partai yang didirikan Gus Dur itu sangat diperhitungkan.

Baca juga: Muskercab PKB Gresik Dorong Ketua DPRD Maju Sebagai Calon Bupati

Dia melihat saat ini PKB masih konsen di NU sebagai anak kandung politik NU. Nah Nadir berharap akan ada pembagian peran di kalangan komponen politik PKB sekarang.

"Harus ada pembagian tugas, siapa yang di Politik, yang di ekonomi, ini sama-sama harus kita bina dankembangkan, outputnya ya kemenangan PKB," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, para senior mulai dari pengurus dan anggota fraksi pertama Partai Kebangkitan Bangsa di Gresik dan pengurus selanjutnya memberikan pesan agar PKB semakin solid dan berkembang. (yud)

Editor :