klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Buka Musda MUI Surabaya, Risma Harap Ulama Bebaskan Anak-anak dari Kerusakan Moral

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka Musda MUI Surabaya secara virtual. (Ahmad Hilmi Nidhomuddin/Klikjatim.com)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka Musda MUI Surabaya secara virtual. (Ahmad Hilmi Nidhomuddin/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya -  Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya melalui virtual. Dalam Musda yang dihelat di Graha Sawunggaling, Lantai 6 Jalan Jimerto Surabaya ini, Risma berharap instansi Surabaya bisa bergandengan tangan dengan MUI.

[irp]

"Kami harap instansi kami bisa bergandengan tangan dengan MUI, khususnya untuk mencegah anak-anak kita agar terhindar dari kerusakan-kerusakan terutama berkaitan dengan perilaku anak-anak,” kata Risma secara virtual, Sabtu (31/10/2020).

Misalnya, Wali Kota Risma menyebut, mengkonsumsi narkoba itu haram. Bahkan, setiap zat yang dapat menghilangkan akal, haram untuk dikonsumsi walau tidak memabukkan. Untuk itu, ia berharap hal semacam ini dapat dijelaskan dengan penerjemah yang mudah dicerna oleh anak-anak.

“Saya harap ini bisa dijelaskan kepada anak-anak kita. Mohon penerjemahan ini bisa diikuti dengan perkembangan zaman dan teknologi. Sebab, anak-anak sekarang dapat melihat sesuatu lebih luas tanpa ada border atau batasan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Risma berpesan kepada para pengurus MUI Kota Surabaya agar dapat membuka pintu setiap masjid untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat positif seperti pada zaman Rasulullah SAW. Terutama untuk mewadahi para remaja melakukan aktivitas sesuai dengan norma yang diajarkan agama.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, KH.M. Sujak menyampaikan, MUI adalah rumah besar bagi umat islam. MUI sebagai wadah bagi para ulama, cendekiawan muslim untuk bermusyawarah memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

“Yang terpenting adalah semangat Ukhuwah harus tetap dipegang erat. Maka hendaknya orang MUI, terutama di Surabaya agar dapat ditingkatkan Ukhuwah Islamiyah,” terang dia.

Selain itu, kata dia, MUI adalah salah satu mitra kerja pemerintah. Apabila program pemerintah itu positif maka MUI juga akan mensosialisasikannya ke masyarakat. Namun sebaliknya, jika program itu tidak sesuai dengan ajaran islam, maka itu perlu diberikan masukan-masukan atau nasehat.

“Sehingga dalam implementasinya bisa diterima di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (bro)

Editor :