KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Calon Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto kembali menegaskan mimpi besarnya bisa membuat Kabupaten Sidoarjo makmur dan damai. Untuk itu, Sidoarjo harus lebih baik dari saat ini, mulai aspek infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan berbagai aspek lainnya.
[irp]
Kelana Aprilianto yang berpasangan dengan tokoh Muslimat NU Jawa Timur Dwi Astutik ini mengaku, keyakinannya itu bukan tanpa dasar. Kelana melihat potensi Kabupaten Sidoarjo yang memiliki sumber daya manusia maupun alam yang luar biasa.
Selain itu Kabupaten Sidoarjo mempunyai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup besar. Awal Oktober ini, Pemkab dan DPRD Sidoarjo menyepakati APBD Perubahan 2020 sebesar RP 5,1 Triliun.
“Bila dikelola dengan baik dan benar akan menjadikan Sidoarjo lebih baik dari saat ini.
Infrastruktur diperbaiki, sektor ekonomi dibenahi dengan mengembangkan para pedagang dan UMKM”, tegas Kelana, Minggu (25/10/2020).
Calon Bupati Sidoarjo yang berlatar belakang pengusaha ini menilai, banyak yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perekonomian Sidoarjo, meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi pengangguran.
Sidoarjo memiliki sumber daya perikanan, seperti udang dan bandeng yang bahkan dijadikan ikon daerah. Kedua komoditas perikanan ini bisa diolah menjadi barang jadi sehingga memiliki nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat Sidoarjo.
Di Sidoarjo juga banyak pabrik dan perusahaan besar yang bisa memberikan lapangan kerja bagi warga Sidoarjo. Tinggal bagaimana kebutuhan pabrik dan perusahaan tersebut disinkronkan dengan ketersediaan tenaga kerja yang dibutuhkan.
Pasangan Kelana Aprilianto - Dwi Astutik telah menyiapkan 9 program untuk membangun Sidoarjo, yang terangkum dalam tiga program utama yakni Makmur Sosial, Makmur Infrastruktur dan Makmur Ekonomi.
“Yang jelas kita akan melakukan perubahan secara mendasar. Perubahan yang langsung bisa dirasakan masyarakat Sidoarjo ke depan,” ujar Kelana. (bro)
Editor : Satria Nugraha
Gagal Berangkat Haji, Uang Rp1,2 Miliar Belum Dikembalikan, JWR Diproses Hukum
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus pemberangkatan haji kembali bergulir di Kabupaten Madiun. Seorang korban disebut mengalami kerugian hingga…
62 Desa di Gresik Berpotensi Krisis Air, Pemkab Siapkan 450 Tangki Hadapi Kemarau
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat langkah antisipasi kekurangan air bersih selama musim kemarau. Salah satunya dengan menyalurkan …
New Honda Vario Evo 160 Riding Experience di Banyuwangi, MPM Honda Jatim Perkuat Vokasi dan Edukasi #Cari_Aman
KLIKJATIM.Com | Banyuwangi – Rangkaian ajang New Honda Vario Evo 160 Riding Experience Regional Jawa yang berlangsung di Banyuwangi tidak hanya menyuguhkan…
Kemarau dan Kabut Asap Melanda Kotim, Pelindo Distribusikan 70 Tangki Air Bersih
KLIKJATIM.Com | Kotawaringin Timur – Kemarau panjang yang diperparah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (…
Penusuk Bocah 13 Tahun Diamankan Satreskrim Polres Madiun
Kepolisian Resor Madiun menetapkan Totok Hari Subagijo (57) sebagai tersangka kasus penusukan anak berusia 13 tahun di Kabupaten Madiun, Jawa Timur…
Pelayaran Terganggu Cuaca, Warga Bawean Rela Bayar Rp600 Ribu Naik Pesawat ke Muktamar NU di Jombang
KLIKJATIM.Com | Gresik – Gangguan pelayaran akibat cuaca buruk berdampak pada keberangkatan warga Pulau Bawean, Gresik, yang hendak menghadiri Muktamar N…