klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kelana Aprilianto-Dwi Astutik Punya 9 Program Kerja untuk Sidoarjo Makmur

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik. (Satria Nugraha/klikjatim.com)
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik memiliki 9 program yang akan disiapkan untuk Kabupaten Sidoarjo.

[irp]

Cawabup Dwi Astutik saat ditemui di Posko Pemenangan, Komplek Pondok Mutiara, Kamis (8/10/2020) mengatakan, ada 9 program untuk peningkatan SDA (Sumber Daya Alam) maupun SDM (Sumber Daya Manusia). Perlu adanya sentuhan yang serius dan terfokus di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Kami sudah menyiapkan diri mengabdi pada negeri untuk menjadikan SDM unggul Sidoarjo Makmur," tutur Dwi Astutik.

Ada 9 program unggulan yang diyakini akan bisa merubah Sidoarjo menjadi lebih maju dan makmur. Berikut 9 program kerja pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik ;

Yang pertama adalah ketahanan pangan. "Penguatan pertanian, Perikanan, Perindustrian dan Ekonomi Kerakyatan (UMKM) yang terkoneksi dengan Bisnis berbasis Strar up (digitalisasi marketing), sekaligus menyiapkan lapangan kerja baru bagi generasi muda millenial dan yang terkena imbas PHK dampak pandemi Covid-19," tutur Dwi Astutik.

Yang kedua, lanjutnya, penguatan pendidikan baik formal, informal dan non formal. Termasuk TPQ, Pesantren dan peduli Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) kesejahteraan guru, ustad/ ustadzah dan buruh.

"Tata kota dan persoalan kemacetan Sidoarjo-Surabaya. Harapannya Sidoarjo menjadi penopang utama Surabaya sebagai kabupaten terdekat. Menciptakan kabupaten indah dan ramah lingkungan," tambah dia.

Program kelima, persoalan banjir dan jalan berlubang. Keenam, persoalan kesehatan, perlindungan ibu dan anak (termasuk stanting).

"Program selanjutnya adalah penanganan persoalan sosial (anak jalanan/anak terlantar dan kemiskinan), dan yang ke delapan pelestarian budaya," imbuhnya.

Sedangkan program kesembilan adalah penguatan pariwisata, seperti wisata kampung mandiri atau wisata produk unggulan keluarga, wisata religi, wisata tempat bersejarah dan wisata potensi alam Sidoarjo.

Ia lantas menyampaikan, kenapa ada 9 prioritas? Karena angka sembilan itu diambil dari bintang 9 yang merupakan simbol NU. (nul)

Editor :