KLIKJATIM.Com | Gresik - Yayasan Islam Malik Ibrahim (YIMI) Gresik yang mengelola lembaga pendidikan mulai Kelompok Belajar, TK, SD, hingga SMP berkomitmen menjaga kesinambungan pendidikan di lembaganya. Kendati belum melaksanakan kegiatan belajar tatap muka, namun pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada para pengajar maupun staf sekolah.
[irp]
Menurut Slamet, Humas YIMI, pihaknya sekolah hingga kini mematuhi instruksi pemerintah, khususnya di Kabupaten Gresik dengan melaksanakan pembelajaran dengan metode dalam jaringan (daring) atau online. Sementara guru-guru pengajar tetap berada di sekolah untuk menyampaikan materi belajar kepada anak didik dengan online.
"Ini kami lakukan agar proses belajar ajaran baru 2020/2021 tetap berjalan dengan baik. Meski tidak ada tatap muka, namun kami terus memberikan pelajaran melalui sistem pengajaran daring. Alhamdulillah hingga kini tidak ada kendala yang dialami, dan guru guru YIMI secara berkesinambungan menyampaikan materi kepada anak didik agar tidak ketinggalan pembelajaran," kata Slamet di sela kegiatan Pelatihan Menulis Efektif di Media Sosial yang digelar YIMI, Selasa (6/10/2020).
Selama berada di lingkungan sekolah para pengajar harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Secara berkala para guru menjalani rapid tes, kemudian saat masuk ke dalam lingkungaan sekolah wajib mengenakan masker. Di gerbang sekolah disediakan tempat cuci tangan serta menjalani pemeriksaan suhu tubu dengan thermo gun.
"Kemudian di lingkungan sekolah khususnya ruangan, secara periodik kami laksanakan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Di dalam kelas juga kami sediakan hand sanitizer," ujar dia.
Langkah ini sebagai bentuk komitmen YIMI dalam menjaga kebersihan sekolah. Sehingga saat kegiatan tatap muka berlangsung, anak didik dipastikan dalam keadaan sehat dan aman. Mereka juga akan mengikuti protokol kesehatan serta protokol lain yang menunjang kesehatan anak didik, guru, dan tenaga pengajar lainnya.
Untuk meningkatkan kompetensi tenaga pengajar, YIMI juga secara berkala menggelar pelatihan. Seperti yang digelar Selasa siang di Gedung Serba Guna YIMI, Jl KH Agus Salim 37, Gresik. Pelatihan dengan materi penulisan secara efektif melalui media sosial menghadirkan pembicara Aries Wahyudianto, Direktur Klikjatim.com.
Dalam paparannya, Aries Wahyudianto menyebutkan, pandemi Covid-19 seperti yang terjadi saat ini mempercepat industri 4.0. Sebab di tengah keterbatasan pertemuan fisik dan sosial kemasyarakatan, semua aktifitas kini kegiatan masyarakat mulai dipenuhi dengan kegiatan digitalisasi. Seperti belanja menggunakan gadget, hingga pencarian informasi cukup menggunakan gadget untuk menelusuri situs berita.
"Untuk itu, sekolah juga harus mempersiapkan diri memberikan informasi kegiatan pendidikan di lingkungan dengan platform media digital yang ada. Bisa menggunakan media arus utama atau menggunakan media sosial. Kuncinya adalah tetap mematuhi rambu-rambu dalam mengunggah sesuatu yang tidak bersinggungan dengan unsur SARA, ujaran kebencian, permusuhan dan pornografi," ujar Aries Wahyudianto. (hen)
Editor : Redaksi