klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Majukan Produk Asli Sidoarjo, Dwi Astutik Peduli UMKM Batik

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Tampak Calon Wakil Bupati Sidoaro, Dwi Astutik sedang mengunjungi salah satu pelaku UMKM kerajinan batik. (Satria Nugraha/klikjatim.com)
Tampak Calon Wakil Bupati Sidoaro, Dwi Astutik sedang mengunjungi salah satu pelaku UMKM kerajinan batik. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Batik tulis Jetis, yang diproduksi oleh mayoritas warga Kelurahan Jetis Kecamatan Sidoarjo, menjadi salah satu ikon Sidoarjo.

[irp]

Para pengrajin batik ini akan menjadi fokus Calon Bupati (Cabub) Kelana Aprilianto dan Calon Wakil Bupati (Cawabub) Dwi Astutik. Salah satu program paslon nomer 3 ini adalah memajukan pariwisata yang ada di Sidoarjo salah satunya lewat kampung mandiri.

Dwi Astutik berkunjung ke Kampoeng Batik untuk melihat langsung proses membatik. Mulai dari proses pewarnaan, pelunturan malam, hingga proses melukis.

Berdialog bersama para perajin, Dwi Astutik menjelaskan jika Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus mendapat prioritas.

"UMKM mempunyai peran penting dalam perekonomian. Maka dari itu, pendanaan, pelatihan, pengembangan serta pemasaran menjadi fokus kita,” terang Dwi Astutik, Senin (5/10/2020).

Program Kelana - Dwi Astutik ini pun menjadi angin segar bagi perajin batik di Kampoeng Jetis. Hj.Ratna Mufida, generasi ke dua, setelah diturunkan oleh usaha orang tuanya yang berdiri sejak tahun 1953. Kini Tuty meneruskan usaha UMKM tersebut kepada putra semata wayang, Rinaldi Kurnia Edwinsyah.

Tuty mengaku jika batik Sidoarjo sudah menjadi incaran para wisatawan. Namun Tuty masih menyayangkan jika warga Sidoarjo sendiri belum banyak yang memakai batik khas Kota Delta.

"Saya senang dengan kehadiran Bu Dwi kesini, memompa semangat kami para perajin batik. Batik kami alhamdulillah tetap laku walau musim pandemi seperti saat ini. Saya harapkan kehadiran Bu Dwi ini bisa lebih memperhatikan para UMKM batik Dan kami berharap warga di Sidoarjo juga sering mengenakan batik asli sini. Begitu juga dengan para ASN, pakailah batik Sidoarjo. Itu adalah cara mengangkat ekonomi kami," harap perempuan yang memberdayakan 25 perajin tersebut.

Kampoeng Jetis merupakan salah tempat wisata Kabupaten Sidoarjo yang sudah ada sejak tahun 1675, namun mulai dikenal tahun 1950-an.

Jika terpilih menjadi pemimpin Sidoarjo, Kelana Aprilianto - Dwi Astutik (BerKelas) akan fokus mengembangakan sektor pariwisata, termasuk Kampoeng Jetis.

Pasangan BerKelas akan berupaya mendorong sektor pariwisata sebagai penunjang ekonomi masyarakat untuk Sidoarjo Makmur, diantaranya memajukan kampung mandiri, pariwisata reliji, hingga pariwisata sumber daya alam. (nul)

Editor :