Salah satu capaian pemerintahan Bupati Faida dan wakilnya yang paling disukai masyarakat di bidang kesehatan saat itu adalah realisasi program layanan publik 1 desa 1 ambulan. Dimana sebanyak 248 desa dari 31 kecamatan mendapatkan bantuan mobil ambulan dari Pemerintah Kabupaten Jember.
Bantuan 1 desa 1 ambulan merupakan bagian dari program untuk mempermudah layanan kesehatan bagi masyarakat. Artinya, sebagai satu komitmen membuat ekses kesehatan lebih baik untuk rakyat hingga pelosok Kabupaten Jember, sehingga dapat lebih cepat bertindak saat butuh layanan kesehatan.
"Jadi kalau dulu permintaan masyarakat itu satu desa satu ambulan, langsung tak turuti, janji saya sudah lunas (terealisasi). Sehingga seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Jember kini telah memiliki mobil ambulan gratis," ujar Faida saat menyapa warga Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Sabtu (3/10/2020).
Dengan adanya program bantuan ambulan pada setiap desa di Kabupaten Jember, diharapkan oleh calon bupati tersebut dapat menekan angka kematian balita dan angka kematian ibu (AKI), meningkatkan pelayanan publik dan menjadikan Kabupaten Jember yang sehat.
"Walaupun sekarang, gambarnya Bu Faida yang menempel (di ambulan) ditutup, nggak apa-apa yang penting mobil ambulannya tetap bisa digunakan untuk keperluan masyarakat, gratis. Tetap bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.
Calon Bupati Faida menjelaskan, program mobil ambulan desa sangat dirasakan manfaat dan layanannya oleh masyarakat. Sehingga, selanjutnya dirinya yang mantap berpasangan dengan Dwi Arya Nugraha Oktavianto dalam Pilkada Jember 2020 akan menciptakan sesuatu yang baru dan unik, maka ia pasti melakukan pengembangan dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik tersebut.
"Saya tadi mendapat usulan program dari masyarakat, ibu kedepannya programnya ditambah lagi, jangan hanya ambulan. Kami minta fasilitas bus. Kalau ziarah ke Walisongo biar lancar, perlu bus, kalau pagi busnya bisa untuk antar jemput anak sekolah, kalau Sabtu dan Minggu boleh dipakai untuk ziarah, berangkat ke pengajian dan sholawatan," ungkapnya.
Maka Faida akan menyiapkan kendaraan umum atau bus layanan publik dengan jumlah total 248 unit atau 1 desa 1 bus, yang dioperasikan untuk mengantar dan menjemput seluruh siswa atau pelajar seluruh jenjang pendidikan, sebagai upaya menyukseskan program pendidikan di daerah itu.
Dia mengatakan, pelayanan secara cuma-cuma itu menjangkau seluruh jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) serta sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK). Sekaligus diperuntukkan bagi masyarakat yang sedang membutuhkan.
"Kita akan memfasilitasi transportasi anak-anak dari rumah ke sekolah pergi pulang (PP), kita siapkan 248 bus rakyat. Mengapa bus rakyat, karena Bu Faida dan mas Vian di rekomendasi rakyat, maka kita harus siapkan armada bus buat rakyat. Dari rakyat untuk rakyat," tandasnya. (bro)
Editor : Abdus Syukur
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Akui Ada Kekurangan Selama Lima Tahun Kepengurusan
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…