klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

BKKBN Bersama Pemprov Jatim Maksimalkan Program Keluarga Berencana di Tengah Pandemi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
BKKBN Kanwil Jawa Timur bekerjasama dengan Pemprov Jatim menggelar penyuluhan program keluarga berencana yang pelayanannya terkendala pandemi covid-19 di Sidoarjo.
BKKBN Kanwil Jawa Timur bekerjasama dengan Pemprov Jatim menggelar penyuluhan program keluarga berencana yang pelayanannya terkendala pandemi covid-19 di Sidoarjo.

KLIKJATIM.com | Sidoarjo - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kanwil Jawa Timur bekerjasama dengan Pemprov Jatim menggelar penyuluhan program keluarga berencana yang pelayanannya terkendala pandemi covid-19.

[irp]

Penyuluhan ini penting dilakukan karena beberapa waktu lalu, warga terdampak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga warga lebih banyak tinggal di rumah. Kepala Kanwil BKKBN Jatim Teguh Santoso memaparkan, pihaknya telah menyiapkan 2 ribu tenaga penyuluh yang siap diterjunkan untuk observasi kepada masyarakat secara langsung.

"Melakukan kunjungan kepada keluarga dengan tetap menjalankan prokes, menyadarkan keluarga untuk menjalankan prokes sekaligus mengingatkan program keluarga berencana," terang Teguh di Hotel Luminor, Rabu (30/9/2020).

Teguh berpesan kepada masyarakat agar mengatur kehamilan jika memungkinkan. Bahkan jika dirasa mampu lebih baik ditunda hingga kondisi benar-benar aman dari wabah covid. Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko yang tidak diinginkan yang bisa saja terjadi kepada ibu hamil maupun janin. "Karena keduanya harus sehat, maka kehamilan harus benar-benar direncanakan atau ditunda," tegas Teguh.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan, untuk memaksimalkan peran tenaga penyuluh KB, Pemprov Jatim membagikan 40 ribu masker bagi mereka. Pemprov Jatim juga melakukan koordinasi dengan berbagai instansi agar program KB bisa berjalan maksimal meskipun ditengah pandemi.

"Empat puluh ribu masker kita bagikan melalui tenaga penyuluhan KB agar disalurkan kepada masyarakat. Program KB disini adalah untuk mengatur anak, bukan membatasi anak," kata Khofifah.

Khofifah melanjutkan, melalui program ini, Kanwil BKKBN Jatim bisa menurunkan resiko stunting dan kematian ibu atau janin saat melahirkan. Dengan meningkatkan pelayanan program keluarga berencana dan menekan angka pernikahan dini. "Kita mulai menyambung berbagai instansi vertikal yang terus-menerus melakukan kunjungan ke lapangan," pungkas Khofifah. (bro)

Editor :