klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gara-gara Cawabup Postif Covid, 30 Staf KPUD Sidoarjo akan Di Swab

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Staf KPUD Sidoarjo saat melayani pendaftaran salahsatu pasangan calon pekan lalu.
Staf KPUD Sidoarjo saat melayani pendaftaran salahsatu pasangan calon pekan lalu.

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Buntut hasil pemeriksaan ada salahsatu calon wakil bupati yang terpapar Covid-19, sebanyak 30 staf KPUD Sidoarjo segera menjalani tes swab massal. Langkah ini dilakukan karena para staf KPUD Sidoarjo ini melayani Cawabup yang mendaftar pada Jumat (4/9/2020) pekan lalu.

[irp]

"Hari ini kita akan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Penanganan covid-19 Kabupaten Sidoarjo. Untuk menentukan kapan jadwal swab akan dilakukan," terang Ketua KPUD Sidoarjo M.Iskak, Rabu (9/9/2020).

Iskak menerangkan, pegawai KPU akan mengikuti tes swab secara bergiliran agar aktifitas kantor KPU tetap berjalan seperti biasa. "Kemungkinan pelaksanaan swab di rumah sakit atau di GOR Sidoarjo. Soal waktunya akan ditentukan nanti usai rapat," tambah Iskak.

Seperti diketahui sebelumnya, ada tiga pasangan calon bupati-wakil bupati yang telah mendaftarkan diri di kantor KPUD Sidoarjo. Nah, salah satu calon wakil bupati ternyata terkonfirmasi positif. Hal itu diketahui saat staf KPUD membuka hasil tes swab yang bersangkutan pada hari Jumat (4/9/2020) lalu.

Dari pantauan Klikjatim.com, pada saat mendaftar Jumat lalu, salah satu paslon ini diantar oleh ratusan pendukung dan perwakilan partai pengusung. Usai mendaftar yang bersangkutan juga sempat melakukan wawancara dengan beberapa awak media namun segera meninggalkan kantor KPUD.

"Yang bersangkutan, termasuk pasangannya harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sampai dinyatakan sehat baru bisa mengikuti tahapan pilkada selanjutnya. Pada 23 September 2020 nanti adalah tahapan penetapan dan sehari setelahnya pengundian nomor urut. Bila belum sembuh, pasangan calon tersebut tidak diperkenankan mengikuti tahapan tersebut. Nantinya akan menyusul," imbuh Iskak. (mkr)

Editor :