KLIKJATIM.Com | Tuban - Pasien positif corona yang meninggal dunia masih terus bertambah. Bahkan di Tuban, ada satu keluarga beserta kerabat yang lain telah meninggal dunia setelah terpapar virus corona atau Covid-19.
[irp]
Mereka berasal dari Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek. Para pasien yang meninggal ini terdiri dari Ayah, Ibu dan anaknya secara bergantian. Lalu, disusul dengan kerabat dekatnya pun ikut menghembuskan napas terakhir.
"Satu keluarga meninggal secara bergantian dan dua kerabatnya," ungkap Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban, Endah Nurul Komariyati, Selasa (1/9/2020)
Katanya, pasien meninggal pertama yang masih satu keluarga ini adalah sang ibu. Lalu disusul suaminya dan anaknya.
Setelah itu, dua kerabatnya pun ikut meninggal dunia. Karena dari hasil tracing, keduanya sebelum meninggal sempat kontak erat dengan satu keluarga yang terpapar Covid-19 tersebut.
"Dua kerabat meninggal setelah satu keluarga terpapar covid-19 hingga meninggal," ujarnya.
Dijelaskan Endah, awalnya yang terpapar Covid-19 adalah sang ibu. Kemudian dari tim gugus tugas sebenarnya sudah berusaha membujuk pasien untuk melakukan isolasi, tapi almarhumah menolak.
Berdasarkan penelusuran riwayat perjalanan pasien, ternyata sang ibu ini merupakan pedagang di sebuah pasar. Dari sanalah mereka diduga tertular virus corona.
Dan, saat ini pasar tersebut sudah ditutup oleh Pemkab Tuban. "Pasar langsung kami tutup dan melakuakan sterilisasi agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussien menerangkan, pemerintah sudah memberikan bantuan terhadap dua orang yang masih hidup dari anggota keluarga meninggal dunia karena corona tersebut. Mereka juga sudah dilakukan isolasi mandiri dan terus dipantau kesehatannya.
"Karena masih ada dua anggota keluarga yang masih hidup, kita beri perhatian khusus bagi dia," tandasnya. (nul)
Editor : M Nur Afifullah