KLIKJATIM.Com | Gresik - Rumah sakit umum daerah (RSUD) Umar Masud Pulau Bawean tinggal satu dokter spesialis yang aktif berdinas. Yakni dokter spesialis penyakit dalam. Sementara itu satu dokter spesialis lainnya, dokter spesialis kandungan habis masa kontraknya.
[irp]
Per hari ini, Senin (31/8/2020) klinik kandungan di RSUD Umar Masud Bawean tutup karena kontrak dokter kandungan sudah habis. Dokter yang terikat Program Kemenkes itu mulai praktek di Bawean Bulan September 2019. Sebelumnya, dokter spesialis bedah dan dokter spesialis anestesi atau mati rasa saat, sejak Februari dan Mei 2020 lalu juga sudah habis masa kontraknya.
Direktur RSUD Umar Masud, Tony S Hartanto mengatakan, masa kontrak yang ada di Pulau Bawean dari program pendayagunaan dokter spesialis (PGDS) sudah berakhir.
"Sebagai gantinya kita sudah mengajukan ke Provinsi untuk dokter spesialis kandungan, yakni dari RS Soetomo Surabaya awal bulan ini," katanya saat dikonfirmasi klikjatim.com.
Hanya saja, dalam pengajuan dokter itu lanjut dr. Tony, pihaknya mengalami kendala karena dokter yang telah disiapkan dari Provinsi sedang aktif dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang tersebar di RS se-Jatim, seperti RSU Bhakti Husada Malang, atau RS dr. Soedono Madiun.
"Sebagai gantinya nanti kita akan melakukan kerja sama dengan dua puskesmas yang ada di Pulau Bawean untuk pasien kandungan, setelah itu kita koordinasikan kepada dokter Spesialis yang ada di RSUD Ibnu Sina, dan jika dalam keadaan darurat kita pastinya akan melakukan rujukan yang terencana ke Pulau Jawa atau daratan Kabupaten Gresik. Tapi jika bisa dilakukan di Bawean, ya pastinya cukup di Bawean," paparnya.
Diketahui, dokter spesialis kandungan yang masa kontrak kerjanya habis yaitu dr. Moh. Saiful Rizal Sp.Obgyn. (bro)
Editor : Redaksi