KLIKJATIM.Com | Jember – Pengusaha muda Dwi Arya Nugraha Oktavianto atau yang akrab disapa Mas Vian mendukung industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bertahan di tengah Pandemi Covid-19. Pembelian produk lokal dipercaya memercepat pemulihan ekonomi nasional.
[irp]
Untuk membantu pemulihan ekonomi di sektor usaha UMKM, diperlukan Digitalisasi UMKM di Era Revolusi Industri 4.0 dengan memanfaatkan platform online. Salah satunya dengan UMKM Go Online with Tokopedia.
“Platform online itu mendorong para pelaku UMKM menciptakan peluang pasar yang lebih luas dan siap bersaing di skala nasional bahkan global,” katanya dalam acara UMKM Go Online with Tokopedia, Sabtu (29/8/2020) di Hotel Dafam Lotus Jember.
[irp]
Untuk itu, Mas Vian senantiasa mengajak para seller UMKM untuk bergabung dan berjualan melalui platform online dan juga mengajak masyarakat untuk membeli produk-produk lokal buatan UMKM Jember.
“Kami ingin menghidupkan 647.000 UMKM di Jember, karena hampir 10 persen dari total UMKM di Jawa Timur itu Jember. Untuk itu kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berjuang bersama-sama mendorong pertumbuhan industri UMKM. Tentunya agar dapat beradaptasi di tengah situasi pandemi saat ini," jelas dia.
Mas Vian menjelaskan, kolaborasi dan dukungan bagi para pelaku UMKM ini tentunya sesuai dengan komitmen dalam mendukung upaya pemerintah daerah setempat untuk terus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM.
“Juga, pemerintahan kedepannya bisa membantu akses perizinannya, sehingga apa yang menjadi sedikit kendala para pelaku UMKM ini bisa teratasi dengan baik. UMKM memiliki kontribusi atau peranan cukup besar sebagai penopang perekonomian masyarakat Jember,” ungkapnya.
Dia menilai UMKM tetap menjadi sektor yang penting dalam memulihkan perekonomian masyarakat, sehingga perlu didukung oleh semua pihak, termasuk pihaknya. Sejalan dengan itu, Mas Vian akan menjawab suplai kebutuhan permodalan UMKM dalam usaha platform online.
“Target kami membantu 1.000 UMKM melalui kerjasama dengan e-commerce Tokopedia, agar pelaku UMKM mampu menjualnya tidak hanya di tingkat lokal tapi juga nasional atau bahkan internasional. Kalau kendala seperti permodalan, kita mengajak kerjasama pihak perbankan. Harapannya ya bisa membantu permodalannya,” tuturnya.
Hal tersebut, lanjut dia, berperan membantu pelaku UMKM untuk terhubung dengan berbagai solusi kebutuhan usaha yang sangat kompleks. Ini perlu dilakukan agar pelaku usaha UMKM lebih cepat berkembang.
“Selain digitalisasi, membeli produk lokal sendiri itu penting, dimulai dengan membeli produk tetangga. Harapannya memenuhi kebutuhan di Jember terlebih dahulu, sebelum menjual produknya keluar, baik kuliner, handicraft maupun produk-produk lainnya,” pungkasnya. (bro)
Editor : Abdus Syukur
HMI Dukung Pemkab Sidoarjo Tertibkan Penjualan Miras dan Cegah Penyebaran HIV/AIDS
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberantas peredaran minuman keras miras…
BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) dan bantuan p…
Penipuan Berkedok Investasi Rugikan Rp 2,4 Miliar, Polres Kediri Tahan Pelaku
Tiga warga Kabupaten Kediri mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi atau modal kerja. Total kerugian yang mereka laporkan…
Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat komitmen mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan mudah diakses seluruh masyarakat melalui …
Kebakaran Hutan Rakyat di Magetan Meluas, 5 Hektare Lahan Dilalap Api
Kebakaran melanda kawasan hutan rakyat di Dusun Sendung, Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Rabu (19/8/2026). Api diperkirakan membakar lah…
Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meminta seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkup setempat mengkonsumsi produk lokal yang diawali beras lokal…