klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mayat Tanpa Identitas, Gegerkan Warga Maduran Lamongan

avatar Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Polisi dibantu Anggota TNI sedang mendatangi ke TKP. (Achmad Bisri/klikjatim.com)
Polisi dibantu Anggota TNI sedang mendatangi ke TKP. (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.com Ι Lamongan –  Warga Desa Pangean Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan digegerkan dengan ditemukannya jasad laki – laki tanpa identitas yang tergeletak diatas jembatan di irigasi Kalipateh Desa setempat,  Rabu (31/07/2019).

Jasat Mr X pertama kali diketahui oleh saksi bernama Erwanto (45), warga Desa Pangean RT 08 RW 02 Desa Maduran Kabupaten Lamongan sekitar pukul 06.00 WIB dalam posisi terlengkup.

[irp]Atas temuan tersebut, kemudian saksi beserta warga melaporkan ke Polsek Maduran. Mendapati laporan dari warga Kapolsek Maduran,  AKP H.M Thoyib didampingi sejumlah anggota,  Panit Reskrim Aiptu Choliq Tarwanto, Panit Intel, Aipda Anwar, Aipda Hengky P, Bripka Warjit, anggota koramil Serka Nur Rifai, Satpol PP Suhut bersama petugas Puskesmas setempat menuju TKP untuk mengevakuasi jasad tersebut dibawa yang ke Puskesmas Maduran.

[irp]Kapolsek Maduran AKP M. Thoyib, S.H. saat dikonfirmasi membenarkan atas laporan penemuan mayat tanpa identitas yang tergeletak diatas jembatan di irigasi Kalipateh Desa Pangean Kecamatan Maduran. "Jasad Mr X diperkirakan berusia sekitar 50 tahun sekitar pukul 06.00 WIB, Saat ditemukan korban memakai celana pendek warna cream, kaos warna orange dan kaos dalam warna putihdalam posisi terlengkup," jelasnya.

Atas temuan jasat tanpa identitas tersebut tambah Kapolsek, petugas langsung mengevakuasi mayat ke Puskesmas Maduran. Selanjutnya guna mengetahui pasti penyebab kematian korban oleh pihak Kepolisian jasad koban dibawa ke RSUD dr. Sugiri Lamongan untuk di autopsi guna penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini pihak Polsek Maduran bekerjasama dengan Sat Reskrim Polres Lamongan masih menyelidiki penyebab kematian. "Penyebab kematian belum bisa diketahui, Kita masih menunggu hasilnya," pungkasnya.(bis/rtn)

Editor :