KLIKJATIM.Com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan resmi memulai tahapan krusial perencanaan pembangunan dengan menggelar Forum Konsultasi Publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, di Aula Gadjah Mada, Gedung Pemkab Lt. 7, Rabu (21/1/2026).
RKPD 2027 diposisikan sebagai dokumen strategis yang akan menjabarkan prioritas pembangunan tahunan, memuat kerangka ekonomi, program prioritas, hingga rencana pendanaan sebagai dasar penyusunan KUA-PPAS APBD 2027.
"Percepatan Pemerataan Infrastruktur Ekonomi Strategis yang Berwawasan Lingkungan". Visi besar ini akan diterjemahkan melalui 15 Program Prioritas yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, di antaranya:
- Infrastruktur & Lingkungan: JAMULA (Jalan Mantap dan Mulus Lamongan), Lamongan Menyala, Lamongan Hijau, dan Lamongan Tangguh.
- Pendidikan & Sosial: Pendidikan Perintis, Lamongan Nyantri, dan Yakin Semua Sejahtera (YSS).
- Ekonomi & Desa: UMKM Naik Kelas, Desa Berjaya, Desa Pintar, dan Ramasinta (Pariwisata Ramah dan Terintegrasi).
- Layanan Publik: 100% Pelayanan Publik Berkualitas dan Lamongan Sehat.
"RKPD memiliki peran vital sebagai landasan rencana kerja dan pendanaan. Hasil dari forum ini akan berdampak langsung pada kualitas pembangunan yang dirasakan masyarakat," tutur Mas Dirham di hadapan perangkat daerah, organisasi masyarakat, dan tokoh masyarakat yang hadir.
Dalam forum tersebut, Mas Dirham juga menyoroti beberapa tantangan besar yang masih dihadapi Lamongan, seperti pertumbuhan ekonomi yang cenderung stagnan serta angka kemiskinan yang masih perlu ditekan.
Khusus untuk penanganan kemiskinan, Mas Dirham memberikan arahan tegas agar terjadi pergeseran paradigma. Ia meminta agar bantuan sosial (bansos) tidak lagi menjadi solusi tunggal, melainkan beralih ke pola pemberdayaan.
"Pengentasan kemiskinan harus dimulai dengan pola pemberdayaan. Hal ini jauh lebih efektif membawa perubahan jangka panjang agar masyarakat mampu mandiri dan produktif, tidak hanya bergantung pada bantuan," tegasnya.
Menutup arahannya, Wabup Dirham memaparkan capaian indikator makro tahun 2025 yang melampaui target sebagai modal menuju tahun 2027. Salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka 76,81 pada tahun 2025 (dari target 76,50).
Pemerintah Kabupaten Lamongan optimis, dengan sinergi perencanaan yang kuat, angka IPM tersebut dapat ditingkatkan hingga mencapai target 77,80 pada tahun 2027 mendatang.
Editor : Fatih