KLIKJATIM.Com | Jember - Penghjuni rumah kos di Jl Karimata, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, dibuat geger oleh salahsatu penghuninya. ANJ (21) mahasiswa Universitas Jember asal Kabupaten Situbondo, tewas setelah terjun bebas dari lantai kamar kosnya, Rabu (19/8/2020) dini hari.
[irp]
Menurut Reno, salahsatu penghuni rumah kos tersebut, dia tidak tahu persis kapan kejadiannya. Sebab, saat kejadian dirinya sedang berada di dalam kamar mandi di kamar kosnya, dan baru keluar ketika terdengar suara gaduh di luar. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh kawan-kawannya yang berkumpul di salah satu kamar kos tersebut.
"Tahu-tahu di bawah sudah ada penghuni anak Unej yang tergeletak halaman rumah kos. Semuanya memang tidak ada yang tahu kejadiannya secara persis. Sebab, rumah kos sebenarnya sepi, karena sebagian besar penghuni pulang kampung karena Covid-19. Reno tidak tahu apa yang terjadi di kamar kos tersebu," kata dia.
Kejadian ini kemudian diselidiki oleh polisi. Menurut Kasat Reskrim Polres Jember, Kepala AKP Fran Dalantra Kembaren, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. Anggotanya juga melakukan olah tempat kejadian perkara pada pukul 14.30. “Kami masih menanyai saksi-saksi. Korban sudah dibawa keluarga,” kata AKP Fran Dalantra Kembaren.
Dikatakan, di lokasi polisi menemukan botol minuman keras di kamar tempat korban jatuh. Polisi juga menemukan puntung rokok. Kendati demikian, polisi belum menyimpulkan, apakah saat kejadian terjadi pesta miras. Demikian juga apakah korban saat terjatuh dalam kondisi mabuk.
[irp]
Sementara itu pihak Universitas Jember membenarkan ada salahsatu mahasiswanya yang terjatuh dari kamar kos. Menurut Kasubag Kemahasiswaan Unej, Jarkasi, korban memang mahasiswanya. Dia mendapat informasi ada mahasiswa yang tewas terjatuh dari lantai tiga kamar kos baru sore tadi. Setelah dilakukan kroscek, ternyata koban memang mahasiwa Unej. "Mahasiswa Fakultas Hukum. Kalau tidak salah semester lima," ungkapnya.
Jarkasi mengaku belum tahu secara detail sosok mahasiswa berinisial AFJ itu. Karena informasi kejadian baru dia dapat sore hari. "Masih belum tahu gimana aktivitas dia di kampus. Kejadiannya kan baru sore tadi saya tahunya," kata Jarkasi.
Dia juga menegaskan, apa yang terjadi tidak ada kaitannya dengan pihak kampus Unej. Sebab peristiwanya terjadi di luar kampus dan merupakan aktivitas pribadi korban. "Kita serahkan ke pihak kepolisian untuk penanganannya. Tidak ada hubungan dengan kampus karena terjadi di luar kampus dan merupakan aktivitas pribadi," tandas Jarkasi. (hen)
Editor : Abdus Syukur