KLIKJATIM.Com | Malang - Pemerintah Kota Malang sudah membuka izin operasi terhadap 160 sektor industri pariwisata dan olahraga. Pembukaan izin operasi itu dilakukan setelah pelaku industri wisata di Malang memenuhi persyaratan penerapan protokol kesehatan. Dengan demikian, industri wisata harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam menjalankan usahanya.
[irp]
Sutiaji Wali Kota Malang mengatakan bahwa sebanyak 160 sektor industri pariwisata tersebut telah mendapat sertifikat penerapan protokol kesehatan, yang dalam pelaksanaannya akan diawasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, dan Polri. “Nanti, akan saling mengawasi, kalau terpaksa (karena melanggar protokol kesehatan), akan ada punishment,” kata Sutiaji dalam keterangan tertulis yang diterima di Kota Malang.
DItambahkan, Pemkot Malang meminta komitmen para pelaku usaha yang ada di Kota Malang, untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar meminimalisasi risiko penyebaran virus corona atau Covid-19. Harapannya, seluruh sektor industri pariwisata yang ada di wilayah Kota Malang, sudah terverifikasi penerapan protokol kesehatan pada akhir 2020.
Verifikasi tersebut bertujuan untuk memastikan pelaku usaha menerapkan protokol kesehatan pada saat kembali beroperasi. “Kita bersama-sama memerangi dan memutus penyebaran Covid-19,” kata Wali Kota Sutiaji.
Sementara itu, untuk pembukaan bioskop, hingga saat ini di Kota Malang masih belum diperbolehkan, karena dikhawatirkan pada saat gedung bioskop dibuka, akan menyebabkan kerumunan masyarakat dan berpotensi menyebarkan Covid-19. “Untuk bioskop masih menunggu. Kalau dibuka, nanti khawatir membludak, karena orang sudah jenuh ingin menonton,” kata Sutiaji.
[irp]
Sementara itu, Ida Ayu Made Wahyuni Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menyampaikan sebanyak 160 hotel, resto, kafe dan tempat olahraga sudah terverifikasi memenuhi persyaratan penerapan protokol kesehatan.
Menurut Made, verifikasi tersebut dilakukan oleh tim lapangan, yang melakukan penilaian apakah hotel, kafe, maupun restoran tersebut sudah menyiapkan skema penerapan protokol kesehatan pada saat kembali dibuka untuk masyarakat. “Sudah ada 160 yang kita verifikasi lapangan, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan,” ujar Made seperti dikutip Antara.
Di Kota Malang, tercatat hingga saat ini terdapat 791 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 60 orang dilaporkan meninggal dunia, 440 orang dinyatakan sembuh, dan sisanya masih berada dalam perawatan. (hen)
Editor : Redaksi