klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ada 40 Pasien Covid yang Sembuh di Kabupaten Gresik Rabu 5 Agustus

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kegiatan test baik rapid maupun swap terus dilakukan tim gugus tugas Gresik untuk menekan penularan.
Kegiatan test baik rapid maupun swap terus dilakukan tim gugus tugas Gresik untuk menekan penularan.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Gresik relatif tinggi dalam sepekan terakhir dan melebihi pasien positif. Seperti yang terjadi pada Rabu (5/8/2020) hari ini, ada 40 orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sudah sembuh dan bebas. Pada saat yang sama jumlah orang terkonfirmasi tercatat ada 30 orang.

[irp]

Juru Bicara Satuan Tugas Gugus Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Gresik, drg Saifudin Gozali menjelaskan, hari ini memang telah dikonfirmasi ada 40 orang yang sudah sembuh dari Covid. Dengan demikan, total pasien sembuh di Kabupaten Gresik selama pandemi ini mencapai 1.263orang. Sementara jumlah yang terkonfirmasi ada 30 orang dengan total positif sebanyak 1.962 orang.

"Ada 40 orang pasien sembuh berasal dari 7 kecamatan di Gresik. Jumlah pasien sembuh terbanyak ada di Kecamatan Kebomas 24 orang. Mereka berasal dari Kelurahan Gending 1 , Desa Kawisanyar 1 , Desa Kebomas 6, Desa Kedanyang 3 , Desa Kembangan 1 , kelurahan Ngargosari 1 , Desa Randuagung 1 , Desa Sekarkurung 3 , Desa Sidomukti 1 , dan kelurahan Singosari 6," kata dr Gozali

Dikatakan, meningkatkannya pasien covid-19 sembuh hingga 40 orang pada Rabu (5/8/2020) sebagai tanda banyak pasien dengan gejala ringan. Gejala ringan hingga sedang itu butuh perawatan 2 sampai 3 minggu. Penyakit ini disebabkan virus, dan semua penyakit yang disebabkan oleh virus akan sembuh dengan sendirinya.

Menurut dia, pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona harus menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari. Isolasi mandiri dilakukan untuk memulihkan kondisi pasien, meski sudah dinyatakan sembuh total secara medis. "Ya Paling lama mungkin 14 hari. Istirahat di rumah dan jaga kesehatan," pungkas drg Saifudin Gozali. (hen)

Editor :