KLIKJATIM.Com I Lamongan – Persela Lamongan kesulitan mendapatkan pemain U-20. Sebagaimana aturan baru yang diterapkan PSSI dan PT LIB pada lanjutan Liga 1 2020.
Pemain yang tergabung di Elite Pro U-20 musim lalu usianya telah melewati batas.
[irp]
Direktur Elite Pro Persela Didik Ludianto mengatakan Elite Pro Persela U-20 tahun lalu tinggal tersisa pemain kelahiran 2001.
Itu pun kualitasnya belum layak untuk dimainkan. “Padahal kami butuh pemain yang siap diturunkan," kata Didik Ludianto.
[irp]
Pihaknya juga telah memantau bakat Elite Pro Persela U-18 musim lalu. Memang ada dua pemain Elite Pro U1-8 yang bisa diturunkan. Tapi harus mengasah mereka lagi agar tak memalukan tampil di tim senior.
“Kualitas oke, tapi mental dan nyali di lapangan yang masih kurang," tuturnya.
Menurut Didik Ludianto pihak Persela juga telah berburu pemain U-20 ke berbagai kota di Jawa Timur. Tapi pemain yang ditawarkan koleganya minim jam terbang.
" Kami butuh yang istimewa. Baik dari segi teknik, mental, dan pengalaman. Karena mereka akan dimainkan di Liga 1, bukan duduk di bangku cadangan," ujarnya.
[irp]
Regulasi terbaru tiap klub minimal wajib punya empat pemain U20 untuk mendukung program PSSI terkait Piala Dunia U-20 2021 yang akan digelar di Indonesia.
Namun demikian Didik berjanji akan terus berupaya cari pemain U-20 untuk memenuhi regulasi tersebut. “Kami masih punya waktu untuk berburu pemain. Kabarnya coach Nilmaizar sudah dapat satu pemain asal Padang," ucapnya. (bola/rtn)
Editor : Wahyudi