KLIKJATIM.Com | Gresik - PT Petrokimia Gresik terus mengembangkan daya saing global dengan melakuan transformasi bisnis yang dijalankan sejak 2019. Salahsatu hasil inovasi itu adalah produksi kapur pertanian. Produk ini sudah diminati Brunei Darussalam dengan mengimpor kapur pertanian beberapa waktu lalu.
[irp]
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menjelaskan, dalam budidaya pertanian pupuk memang menjadi sarana produksi yang wajib diaplikasikanuntuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Namun untuk hasil panen yang optimal juga dibutuhkan sarana pembenah tanah sehingga penyerapan pupuk oleh tanaman bisa maksimal, seperti kapur pertanian atau Kaptan.Rahmad menjelaskan, Kaptan Kebomas merupakan salah satu produk komersial andalan Petrokimia Gresik. Memiliki kandungan kapur atau kalsium karbonat (CaCo3) yang cukuptinggi, yaitu 85 persen.
Dikatakan, Kaptan Kebomas tidak hanya menetralkan pH tanah pada lahan pertanian padi, tapi juga mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara, menetralisir senyawa-senyawa beracun baik organik maupun non-anorganik. Kemudian meningkatkan populasi danaktivitas mikroorganisme tanah.
"Sehingga, Kaptan Kebomas merupakan salah satu upayaPetrokimia Gresik dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan," terang Rahmad Pribadi.
Kaptan Kebomas, kata dia, juga dapat dimanfaatkan untuk peningkatan produktivitas pada tanaman lain, budidaya tambak, serta budidaya ikan dan udang . Ekspor Kaptan Kebomas ini adalah rekor, karenamenjadi penjualan perdana bagi produk Kaptan Kebomas di pasar internasional. Berbekaltransformasi bisnis yang dijalankan sejak tahun 2019, produk Petrokimia Gresik semakin berdaya saing di pasar global.
[irp]
Ditegaskan, Petrokimia Gresik akan terus memperkuat penetrasi pasar globaldengan produk-produk andalan Petrokimia Gresik. Karena upaya ini, juga merupakan bentukkontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama kinerja ekspornasional agar neraca perdagangan tetap surplus.
“Ekspor ini sekaligus menjawab tantangan yang disampaikan Menteri BUMN Erick Thohirbahwa perusahaan negara harus bertransformasi menjadi perusahaan bertaraf internasionaldan berdaya saing di pasar global,” tutup Rahmad.
Martin Purnama Sidi, Direktur Utama CV ABU mengaku memilih Kaptan Kebomas untukdiekspor karena didukung corporate image yang kuat dari Petrokimia Gresik. Produk ini sudah populer dan ia meyakini akan diterima dengan mudah oleh pasar internasional. Begitu juga dengan jaminan stok yang lebih baik dibandingkan produk lain seperti dolomit. Dia meyakini kerjasama ekspor Kaptan Kebomas ini akan berlanjut, apalagi mayoritas tanahdi Brunai Darussalam.
"Kami bersyukur respon dari importer bagus. Saya yakin akan ada lebih banyak KaptanKebomas yang kami diekspor untuk menetralisasi kemasaman tanah pada lahan pertanianyang ada di Brunai Darussalam," ujar Martin. (hen)
Editor : Redaksi