klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Positif Covid-19 Masih Banyak, Gugus Tugas Libatkan EMCL dan PEPC

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 digelar untuk menidaklanjuti jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat.

[irp]

Dalam Rakor dan Evaluasi ini, ada perwakilan dari  MCL dan PT. Pertamina EP Cepu (PEPC) bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk sama-sama mencegah cluster penyebaran Covid-19 di mana harus tetap menjalankan protokol kesehatan Covid pada jam kerja. 

[irp]

"Kita perlu kerja sama bareng dan gotong royong dari semua pihak baik dari TNI-Polri, elemen masyarakat untuk bisa menekan angka tren kenaikan Covid-19 di Bojonegoro," ungkap Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah Kamis (16/7/2020).

Bupati perempuan ini mengatakan, Bojonegoro masih memasuki 15 besar se Jawa Timur dalam kasus Covid-19, harus ada kerja sama. Untuk saat ini, Bojonegoro merupakan kota migas yang harus dilakukan tracking terhadap para pekerja yang berasal dari luar kota Bojonegoro maupun dari Bojonegoro atau lokal di kawasan migas.

Menurutnya, di Kecamatan Kecamatan tingkat mobilisasi meningkat dan di anggap bahwa saat ini sudah memasuki new normal padahal saat ini keadaan di Bojonegoro mengkhawatirkan penyebaran Covid-19, Bojonegoro sendiri masih dalam Zona Merah di tingkat Jawa Timur.

Selain itu, Kapolres Bojonegoro Budi Hendrawan menyampaikan, ada 3 Kecamatan yang saat ini sebagai penyebaran Covid-19 yang masih tinggi yaitu Kecamatan Kota, Dander dan Kecamatan Baureno. 

"ke 3 Kecamatan ini perlu adanya 3 T, Testing, Tracing, dan Treatment untuk menekan jumlah kasus Covid-19," ujar Budi Hendrawan

Lanjut arahan Kapolres, bahwa TNI-Polri hanya bisa memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan penyebaran covid 19. 

Ia menambahkan, Saat ini muncul istilah New Normal yang di salah artikan oleh masyarakat sehingga menurunnya tingkat kesadaran masyarakat dalam protokol kesehatan dan banyak mobilitas masyarakat yang sudah tidak menghiraukan protokol kesehatan.

Sekali lagi, Kapolres Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat bahwa memang masih tinggi penularan Covid-19 di tengah masyarakat. Oleh karena itu, "tidak ada pilihan lain kecuali mematuhi protokol kesehatan, serta membudayakan untuk menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan," pungkasnya.

Perlu diketahui, Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 15 Juli 2020 Jam 18.00 WIB yakni status positif terkonfirmasi 118 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam pengawasan 4 orang , sedangankan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 15 orang. Untuk status Orang Dengan Resiko (ODR) sebanyak 43.051 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 357 orang.

Dalam Rakor dan Evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro ini bertempat di Pendopo Malowopati Pemerintah Daerah (Pemkab) Bojonegoro yang di hadiri Bupati Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813/Bojonegoro, Kajari Bojonegoro, serta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Bojonegoro. (bro)

Editor :