KLIKJATIM.Com | Gresik - Dalam memutus rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kabupaten Gresik terus memventuk Desa Tangguh. Bersama dengan kepolisian dan TNI, pemkab membentuk Desa Tangguh Covid-19 Semeru di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas .
[irp]
Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim mengatakan, dibentuknya kampung tangguh semeru ini guna menciptakan budaya baru masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Tentunya sesuai protokol kesehatan dalam era new normal life.
“Sarana dan prasarana yang dibangun ini sebagai budaya baru untuk hidup sesuai protocol Covid-19. Budaya baru itu ialah selalu pakai masker, selalu cuci tangan dengan sabun dan melaksanakan physical distancing. Yang penting masyarakat masyarakat kebal dan imun” ujar Wabup Gresik yang akrab dipanggil Pak Qosim ini.
Wabup juga memaparkan tentang anggaran APBD Gresik yang dialokasikan untuk pencegahan covid-19 saat ini sebesar Rp. 356 miliar. Untuk membantu masyarakat, Pemkab Gresik memberikan bantuan Tunai Langsung kepada 216 ribu gakin di Gresik dari dana desa (BLT-DD).
[irp]
Ditempat sama, Kepala Desa Kedanyang Achmad Mustofa mengatakan, jumlah Kasus positif Covid-19 di Desa Kedanyang hanya 1, namun saat ini sudah dinyatakan sembuh.
“Jumlah ini terbilang kecil dibanding Penduduk Kedanyang sebanyak 9.071 orang. ODR 70 orang, ODP 26 orang dan PDP sebanyak 5 orang. Saat ini semua PDP sudah sembuh dan ODR dan ODP sudah kadaluarsa” tandasnya.
Selain di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Gresik, pagi harinya Wabup Qosim juga melaunching Kampung tangguh Semeru di Desa Dadapkuning Kecamatan Cerme Gresik. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar