klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

LSIRC : Mayoritas Pemilih Gresik Ingin Gabungan Pemimpin Muda dan Tua

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Direktur LSIRC Muhammad Faizin saat memaparkan hasil survei terkait Pilbup Gresik 2020 mendatang.
Direktur LSIRC Muhammad Faizin saat memaparkan hasil survei terkait Pilbup Gresik 2020 mendatang.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Sebagianbesar pemilih di Kabupaten Gresik menginginkan bupati dan wakil bupati mendatang adalah gabungan antara calon senior dan muda. Mereka berharap, kombinasi pemimpin yang berpengalaman dan milenial ini mampu membawa arah perubahan Kota Gresik.

[irp]

Hal itu dipaparkan oleh Lembaga Survei Indo Riset and Consultant (LSIRC). Dalam penjelasannya kepada wartawan, Peneliti LSIRC menyebutkan masyarakat Gresik menginginkan adanya perubahan kepemimpinan. Kebanyakan calon pemimpin yang dipilih yaitu perpaduan tua dan muda, Senin (8/6/2020).

"Pilbup Gresik Desember 2020 mendatang perlu dimatangkan untuk mengedukasi masyarakat tentang siapa calon pemimpin di Kabupaten Gresik pada lima tahun kedepan. Sehingga, kami beberapa pemilih di 14 Kecamatan dari 18 se Kabupaten Gresik," kata Direktur LSIRC Muhammad Faizin.

Dijelaskan, dari hasil survei secara acak dan melalui google kuesioner tersebut, 208 responden menyatakan harapan calon pemimpin pada Pilkada 2021 -2025. Sebanyak 69 persen mengharapkan adanya perubahan kepemimpinan.

"Kita sama-sama tahu, bahwa Pilbup 2020 ini akan memunculkan pemimpin yang baru. Sebab, Pak Sambari Halim Radianto sudah 2 kali memimpin dan tidak mungkin mencalonkan lagi. Itu artinya, nanti akan muncul pemimpin baru yang berpengalaman dan gabungan dengan pemimpin muda," jelas dia

Menurut Faizin yang juga Dekan Fakultas ekonomi Universitas Gresik mengatakan, bahwa dari sebanyak 208 koresponden ini akan terus dikembangkan sehingga bisa mencerdaskan masyarakat dalam menentukan pemimpin di tengah pandemi coronavirus disease (Covid-19). Sebab, masyarakat harus aktif menentukan pemimpin untuk kemajuan Gresik pada lima tahun kedepan.

[irp]

Sementara itu sejumlah kalangan mengandalkan gabungan antara Moch Qosim (Pak Qosim) dan Asluchul Alif Maslikan (Mas Alif) menjadi pemimpin baru tersebut. Alasannya, Pak Qosim merupakan birokrat senior berpengalaman, dekat dengan masyarakat dan ulama serta memiliki pengalaman mendidik.

Sementara Mas Alif, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Gresik dinilai pantas mendampingi Pak Qosim karena gagasan dan inovasinya cukup bagus selama menjadi legislator. Apalagi sebagai seorang dokter, Mas Alif sangat peduli dan memperhatikan masalah kesehatan. (hen)

Editor :