KLIKJATIM.Com | Surabaya – Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengaku akan menjalani isolasi mandiri. Keputusan itu diambil karena dirinya berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP) setelah beberapa waktu lalu mengunjungi warga Kedungturi, Sabtu (2/5/2020).
Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini akan meminta izin kepada Wali Kota Tri Rismaharini untuk isolasi mandiri. "Saya juga akan menyampaikan kepada Bu Wali agar berhati-hati dan menjaga kesehatan," ujar Whisnu, Kamis (4/6/2020).
[irp]
"Insyallah tidak ada apa-apa. Karantina itu hal biasa. Ini risiko ketika turun menguatkan warga di perkampungan," tambahnya.
Diceritakan, status Whisnu sebagai ODP ini setelah bertemu dengan 15 warga yang baru pulang dari tempat karantina di sebuah hotel di kawasan Gubeng. Kemudian warga yang reaktif sesuai hasil rapid tes tersebut langsung dites swab. Begitu hasil swabnya keluar negatif, maka belasan warga itu diperbolehkan pulang dari tempat karantina.
[irp]
Whisnu pun melakukan kunjungan dan bertemu dengan mereka. Ternyata, pihak Puskesmas Kedungdoro meralat hasil tes swab yang sebelumnya dinyatakan negatif berubah 5 orang positif dari 15 warga tersebut.
"Saya akan melaporkan kepada Bu Wali, kenapa Dinkes (Dinas Kesehatan) bisa kecolongan. Memulangkan warganya yang berstatus positif," tandas Alumni ITS Surabaya ini. (hen)
Editor : Redaksi