KLIKJATIM.com | SURABAYA - Sebanyak 260 orang prajurit strata Perwira, Bintara dan Tamtama Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) kembali mengasah naluri tempurnya. Yaitu dengan salah satu latihan menembak menggunakan senjata pistol dan laras panjang di lapangan tembak J.W Kaimana Kesatrian Bumimoro Surabaya, Sabtu (29/06/2019).
Para pejabat utama Kodiklatal juga nampak hadir dalam latihan. Di antaranya Wadan Kodiklatal Laksma TNI B. Ken Tri Basuki, Dankodikopsla Laksma Laksma TNI Irwan Achmadi, Inspektur Kodiklatal Kolonel Laut (P) Agus Priyatna dan Kepala Keuangan Wilayah (Kakuwil) Kolonel Laut (S) Gatot Sugiaharto.
[irp]
Komandan Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Danpuslatdiksarmil) Kolonel Marinir Agus Dwi Laksana P mengatakan, latihan menembak merupakan salah satu agenda rutin dalam program kerja Pembinaan Latihan (Binlat) triwulan 2 tahun 2019.
"Kegiatan ini seluruh prajurit Kodiklatal mempunyai kewajiban dan hak sama dalam melaksanakan Binlat menembak," katanya.
Dalam satu triwulan, prajurit strata perwira akan menembak dengan menggunakan pistol jenis P2, FN dan jenis lainnya. Sedangkan strata bintara dan tamtama mendapat porsi latihan rutin dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS-1 dan M.16 kaliber 5,56 mm.
[irp]
Sebelum latihan, peserta sudah dibekali teori terkait standar penggunaan senjata, aturan, dan keselamatan dalam berlatih. Salah satunya tentang teori Na-bi-re Ta-ta. Yaitu Nafas, Bidik, Rilek, Tarikan Pertama, dan Tarikan Kedua.
"Setiap petembak yang sudah berada di lajur tembak diberi kesempatan untuk latihan kering selama 1 menit, tembakan percobaan 3 butir peluru selama 1 menit, tembakan Slow Fire 10 butir peluru selama 3 menit, dan tembakan Rapid Fire 10 butir peluru selama 3 menit pada jarak 25 meter," terang Pamen melati tiga di pundaknya itu. (lam/roh)
Keterangan foto: Suasana latihan di lapangan tembak J.W Kaimana Kesatrian Bumimoro Surabaya. (Ach Alamudi/klikjatim.com)
Editor : Redaksi