klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jaga Daya Beli dan Tekan Inflasi, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung Jombang

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-218 Tahun 2026 di Alun-Alun Cemara.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-218 Tahun 2026 di Alun-Alun Cemara.

KLIKJATIM.Com | Jombang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus memasifkan langkah konkrit dalam menjaga stabilitas harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat. Terbaru, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-218 Tahun 2026 yang dipusatkan di Alun-Alun Cemara, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/10/2026).

Gelaran pasar murah ini menjadi wujud komitmen nyata Pemprov Jatim untuk mendekatkan akses ketersediaan bahan pokok (bapok) berkualitas dengan harga terjangkau di bawah harga pasar, sekaligus memangkas beban pengeluaran rumah tangga masyarakat.

Dalam giat tersebut, beragam komoditas kebutuhan pokok diserbu warga. Mulai dari beras SPHP, beras premium, gula pasir, minyak goreng, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, tepung terigu, hingga daging ayam ras.

Salah satu komoditas yang paling diminati warga adalah beras SPHP yang dijual dengan harga Rp 11.000 per kilogram. Harga ini terpaut jauh lebih murah ketimbang harga beras medium di pasaran Kabupaten Jombang yang mencapai Rp 14.000 per kilogram. Sementara beras premium dilepas seharga Rp 14.000 per kilogram, berbanding harga pasar yang menyentuh Rp 16.600 per kilogram.

Begitu pula dengan gula pasir yang dibanderol Rp 14.000 per kilogram dari harga pasaran Rp 17.666 per kilogram, serta minyak goreng seharga Rp 13.000 per liter di saat harga Minyakita di pasar lokal mencapai Rp 16.400 per liter. Untuk bumbu dapur, cabai merah besar dan cabai rawit merah dijual dalam paket hemat Rp 5.000 per 200 gram (setara Rp 25.000/kg), serta bawang merah dan putih seharga Rp 6.000 per 250 gram (setara Rp 24.000/kg).

Adapun telur ayam ras dijual Rp 20.000 per kemasan, tepung terigu Rp 10.000 per kilogram, dan daging ayam ras dipatok Rp 32.000 per kemasan.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan bentuk intervensi terukur pemerintah daerah untuk membentengi masyarakat dari dampak kenaikan harga komoditas pangan.

"Melalui pasar murah, pemerintah ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, ini menjadi upaya meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat," ujar Khofifah di lokasi acara.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menambahkan bahwa stabilitas harga dan pasokan pangan merupakan indikator krusial yang harus dijaga secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Pemprov Jatim akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, BUMD, serta instansi terkait untuk menjamin kelancaran rantai distribusi.

Khofifah menginstruksikan agar program pasar murah ini terus menjangkau titik-titik kantong pemukiman warga yang mengalami tekanan inflasi pangan cukup tinggi.

"Intervensi seperti ini harus terus kita lakukan secara terukur dan berkelanjutan. Kita ingin memastikan pasokan barang selalu tersedia, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap berada dalam jangkauan daya beli masyarakat," tegasnya.

Kehadiran pasar murah ini menyulut antusiasme warga Mojoagung. Erna (43), salah satu ibu rumah tangga asal setempat, mengaku sangat terbantu dengan adanya selisih harga bapok yang cukup signifikan.

"Ini sangat membantu ibu-ibu yang sekarang sedang kesulitan karena harga sembako di luar pada naik. Di sini harganya jadi lebih irit, apalagi gula pasirnya karena suami saya suka ngopi. Terima kasih Bu Khofifah, mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan," tutur Erna semringah.

Selain berburu kebutuhan pokok, kemeriahan warga di Alun-Alun Cemara semakin bertambah lantaran Gubernur Khofifah turut membagikan aneka doorprize menarik bagi warga yang beruntung. Pembagian hadiah ini digelar sebagai rangkaian menyemarakkan Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Melalui sinergi pasar murah, pemantauan harga berkala, serta intervensi pasar yang presisi, Pemprov Jatim optimistis laju inflasi daerah dapat terus terkendali secara konsisten.

Editor :