KLIKJATIM.Com | Surabaya – Bank Jatim memperkuat kerja sama dengan pengembang perumahan untuk memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Jawa Timur, Bank Jatim menargetkan percepatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) komersial dan KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Bank Jatim dan DPD REI Jawa Timur. Kesepakatan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 10 pengembang anggota REI dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Penandatanganan berlangsung di New Life Ballroom, Ciputra World Surabaya, Kamis (8/10/2026). Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arif Wicaksono hadir menyaksikan penandatanganan yang dilakukan Vice President Consumer Bank Jatim Fenty Riscana K. bersama Ketua DPD REI Jawa Timur Mochamad Ilyas.
Arif mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas peluang bisnis pembiayaan perumahan. Melalui kolaborasi ini, Bank Jatim berupaya menghubungkan pengembang sebagai penyedia hunian dengan masyarakat yang membutuhkan fasilitas pembiayaan.
“Melalui kemitraan ini, Bank Jatim telah memperkuat perannya sebagai mitra strategis pengembang perumahan sekaligus penyedia solusi pembiayaan bagi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghubungkan pengembang sebagai penyedia hunian dengan calon debitur yang membutuhkan fasilitas pembiayaan, sekaligus mendukung pengembangan bisnis kredit konsumer Bank Jatim,” ujarnya.
Dalam implementasinya, kerja sama tersebut difokuskan pada percepatan realisasi penyaluran KPR melalui koordinasi antara Bank Jatim, DPD REI Jawa Timur, dan pengembang mitra.
Ada dua skema pembiayaan yang menjadi perhatian, yakni KPR komersial untuk memperluas akses kepemilikan rumah melalui pengembang anggota REI Jawa Timur serta KPR Sejahtera FLPP yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan program pemerintah.
Kolaborasi ini juga diharapkan meningkatkan efektivitas pemasaran perumahan, memperkuat koordinasi antara pengembang dan unit kerja Bank Jatim, serta mempercepat proses identifikasi calon debitur hingga realisasi kredit.
Arif menegaskan, Bank Jatim berkomitmen memperluas penyaluran kedua skema KPR tersebut di seluruh wilayah operasionalnya. Keberhasilan kerja sama nantinya diharapkan terlihat dari bertambahnya jaringan pengembang mitra dan meningkatnya realisasi pembiayaan perumahan.
“Bank Jatim berkomitmen mempercepat penyaluran KPR komersial dan KPR Sejahtera FLPP di seluruh wilayah kerja Bank Jatim. Ke depan, keberhasilan kerja sama diharapkan tercermin dari semakin meluasnya jaringan developer mitra, serta meningkatnya realisasi penyaluran KPR komersial dan KPR Sejahtera FLPP di seluruh wilayah kerja Bank Jatim,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD REI Jawa Timur Mochamad Ilyas mengapresiasi kepercayaan Bank Jatim dalam mendukung pembiayaan perumahan melalui kerja sama dengan para pengembang.
“Terima kasih atas kepercayaan Bank Jatim yang sudah berkolaborasi dengan kami dalam mendukung penyaluran KPR komersial dan KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, DPD REI Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada Bank Jatim sebagai Pendukung Pembiayaan Perumahan Terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mochamad Ilyas kepada Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arif Wicaksono.
Arif menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan, Bank Jatim akan terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung pertumbuhan industri properti dan memperluas akses pembiayaan hunian.
“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan DPD REI Jawa Timur kepada Bank Jatim. Melalui kolaborasi berkelanjutan, Bank Jatim siap mendukung pertumbuhan industri properti, memperluas akses pembiayaan perumahan, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Jawa Timur,” ucapnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar