klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan 589,8 Ton Benih Padi dan Sukses Uji Varietas Gamagora 7

avatar Akmal
  • URL berhasil dicopy
Penyaluran 589,8 ton benih padi Oleh DKPP Bojonegoro kepada petani.
Penyaluran 589,8 ton benih padi Oleh DKPP Bojonegoro kepada petani.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) merealisasikan bantuan benih padi bermutu sebanyak 589,8 ton hingga Oktober 2026.

Alokasi bantuan ini disalurkan untuk mencakup lahan pertanian seluas 23.693 hektare guna memacu produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat kedaulatan pangan daerah.

Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyampaikan bahwa program bantuan benih padi ini merupakan wujud kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

"Bantuan benih bermutu ini merupakan hasil dukungan pemerintah pusat, Pemprov Jatim, dan Pemkab Bojonegoro untuk membantu memenuhi kebutuhan benih petani serta menjaga keberlanjutan produksi padi di daerah," ujar Zaenal Fanani. 

Selain mengandalkan pembagian benih reguler, Pemkab Bojonegoro juga melakukan inovasi peningkatan hasil panen melalui uji coba Varietas Unggul Baru (VUB). Dalam hal ini, Pemkab Bojonegoro menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menguji keandalan varietas padi Gamagora 7 melalui skema demonstrasi plot (demplot).

"Sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan produksi padi di Kabupaten Bojonegoro, kami bekerja sama dengan UGM melalui demplot varietas Gamagora 7, dan hasilnya cukup memuaskan di lapangan," ungkap Zaenal.

Secara keseluruhan, total alokasi bantuan benih padi di Bojonegoro sepanjang tahun anggaran 2026 ditargetkan mencapai 592,2 ton (592.225 kg) untuk lahan seluas 23.798 hektare dengan skema pembiayaan bertingkat. 

Dimana sari APBN pusat sebesar 544.250 kg untuk area seluas 21.770 hektare, APBD Prov. Jatim sebesar 25.000 kg untuk area seluas 1.000 hektare. Sedangkan APBD Kab. Bojonegoro sebesar 22.975 kg untuk area seluas 1.028 hektare (mencakup 4.100 kg hibrida dan 18.875 kg inhibrida varietas Gamagora).

Khusus dari alokasi APBD Kabupaten, hingga Oktober 2026 telah terealisasi sebanyak 20.550 kg untuk lahan seluas 923 hektare. Penyaluran benih varietas Gamagora dilakukan bertahap sesuai kalender tanam di tiap kecamatan.

Untuk memastikan transparansi, DKPP Bojonegoro mengawal ketat rantai distribusi agar bantuan benih mendarat tepat di tangan kelompok tani (poktan) penerima manfaat.

"Pengawasan dilakukan agar bantuan benih benar-benar dimanfaatkan secara maksimal, sehingga dampaknya terasa nyata dalam mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani Bojonegoro," pungkasnya.

Editor :