klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

IKA UNAIR Salurkan Bantuan Gempa Flores, Khofifah Tekankan Distribusi Harus Tepat Sasaran

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Khofifah yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat IKA UNAIR menyalurkan bantuan ke NTT. (Dok)
Gubernur Khofifah yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat IKA UNAIR menyalurkan bantuan ke NTT. (Dok)

KLIKJATIM.Com | MANGGARAI TIMUR – Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menyalurkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok rentan.

Ketua Umum Pengurus Pusat IKA UNAIR yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung bantuan IKA UNAIR Peduli Gempa Flores di Kabupaten Manggarai Timur, Senin (24/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 kardus bantuan telah disiapkan untuk masyarakat terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa kebutuhan khusus perempuan, perlengkapan bayi, obat-obatan, serta sejumlah kebutuhan lainnya.

Khofifah mengatakan, penyaluran bantuan kemanusiaan tidak cukup hanya dengan mengumpulkan bantuan dalam jumlah besar. Hal yang lebih penting adalah memastikan bantuan tersebut sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan ini harus dipastikan tidak berhenti di titik pengumpulan atau serah terima. Yang paling penting adalah bagaimana bantuan dapat sampai dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak, terutama perempuan, bayi, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” ujar Khofifah.

Menurutnya, distribusi bantuan harus dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan di setiap wilayah terdampak. Langkah tersebut diperlukan agar tidak terjadi penumpukan bantuan di lokasi yang mudah dijangkau, sementara masyarakat di wilayah dengan akses terbatas justru belum mendapat dukungan.

“Distribusi harus berdasarkan kebutuhan di lapangan. Jangan sampai bantuan terkonsentrasi di lokasi yang mudah dijangkau, sedangkan masyarakat yang berada di wilayah dengan akses terbatas justru belum mendapatkannya,” tegasnya.

Untuk mendukung distribusi tersebut, Ketua PW IKA UNAIR NTT Prof. Dr. Yantus AB Neolaka yang merupakan guru besar Universitas Nusa Cendana telah berkoordinasi dengan mahasiswa yang diterjunkan ke wilayah terdampak. Mereka juga dapat membantu penyaluran bantuan secara langsung dari rumah ke rumah atau door to door.

Khofifah memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan perempuan dan bayi selama masa darurat. Menurutnya, kelompok tersebut memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga harus masuk dalam perencanaan bantuan sejak awal.

“Kebutuhan perempuan dan bayi harus menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Mereka memiliki kebutuhan khusus yang harus dipenuhi agar kesehatan, kebersihan, dan kenyamanannya tetap terjaga,” katanya.

Ia juga mengapresiasi para alumni UNAIR, donatur, relawan, serta berbagai pihak yang telah bergotong royong menghimpun bantuan untuk korban gempa Flores.

Khofifah menilai kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa ikatan alumni tidak hanya terbangun melalui hubungan akademik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial dan kemanusiaan.

“Solidaritas alumni harus diwujudkan dalam kerja nyata. Di mana pun masyarakat membutuhkan, IKA UNAIR harus berupaya hadir membawa kepedulian, harapan, dan manfaat,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, dukungan kepada masyarakat terdampak bencana perlu berlanjut hingga fase pemulihan. Setelah kebutuhan mendesak terpenuhi, masyarakat masih membutuhkan pendampingan untuk kembali membangun kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Karena itu, jajaran IKA UNAIR diminta terus memantau perkembangan kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Evaluasi distribusi juga perlu dilakukan agar bantuan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

“Kita ingin sekitar 100 kardus bantuan ini benar-benar memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat. Semoga ikhtiar kecil ini menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di NTT untuk bangkit dan pulih bersama,” pungkas Khofifah.

Sementara itu, Ketua PW IKA UNAIR NTT Prof. Dr. Yantus AB Neolaka mengatakan sejumlah dokter yang merupakan alumni UNAIR di Flores telah terlibat dalam penanganan bencana sejak fase tanggap darurat.

Selain itu, PW IKA UNAIR NTT juga telah membentuk Posko Peduli IKA UNAIR untuk NTT sebagai bagian dari upaya mendukung penanganan dampak gempa.

“Bantuan dari Ketua Umum PP IKA UNAIR, Ibu Khofifah Indar Parawansa sangat membantu proses penanganan bencana, baik berupa bahan makanan, sandang, dan yang lebih khusus obat-obatan yang sangat diperlukan,” ujar Yantus.

Editor :