klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PLN Gelar Srikandi Movement 2026 di Malang, Perkuat Peran Perempuan dalam Pengelolaan Sampah dan Kesiapsiagaan Bencana

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kegiatan Srikandi Movement PLN 2026 di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang. (Dok)
Kegiatan Srikandi Movement PLN 2026 di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang. (Dok)

KLIKJATIM.Com | MALANG – PT PLN melalui Srikandi PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Timur yang didukung Srikandi PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) menggelar Srikandi Movement 2026 di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kegiatan mengusung tema "Perempuan Tangguh Bencana, Peningkatan Kepedulian dan Siaga Bencana", dengan melibatkan masyarakat, khususnya kaum perempuan, sebagai agen perubahan dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengatakan Srikandi Movement merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui peran aktif para pegawai perempuan PLN.

"Srikandi Movement merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui peran aktif Srikandi PLN sebagai representasi perempuan pegawai yang turut berkontribusi menciptakan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Munawwar Furqan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi lingkungan dan pelatihan pembuatan komposter yang menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bernilai guna, sehingga diharapkan mampu mengurangi timbunan sampah sekaligus meminimalkan potensi banjir.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, PLN menyerahkan bantuan berupa paket komposter dan tas siaga bencana kepada ibu-ibu warga Kelurahan Madyopuro. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pengelolaan sampah organik secara mandiri di lingkungan rumah tangga sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan keluarga menghadapi kondisi darurat.

Selain itu, PLN juga menyerahkan generator dan tenda kepada Kelurahan Madyopuro. Peralatan tersebut akan menjadi inventaris kelurahan untuk mendukung penanganan bencana maupun kebutuhan tanggap darurat lainnya.

Ketua Srikandi PLN UIP2B Jamali, Yulia Yustiana, mengatakan program tersebut dirancang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar peduli terhadap lingkungan secara berkelanjutan.

"Melalui Srikandi Movement 2026, kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga membangun kesadaran dan kebiasaan yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Perempuan memiliki peran yang sangat strategis sebagai penggerak di lingkungan keluarga maupun komunitas. Ketika kepedulian terhadap lingkungan tumbuh dari rumah, maka budaya siaga bencana juga akan terbentuk dengan sendirinya," kata Yulia.

Lurah Madyopuro, Fredy Johari A., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan yang digelar PLN tidak hanya menghadirkan bantuan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi dan keterampilan yang bermanfaat dalam menjaga lingkungan.

"Kami berharap edukasi yang telah diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh warga, sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, mengurangi risiko banjir, serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana," ujar Fredy.

Melalui Srikandi Movement 2026, PLN berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta tangguh menghadapi bencana. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen TJSL PLN dalam menghadirkan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas, edukasi, dan penyediaan sarana pendukung.

Editor :