klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Alap Alap L-300 Diringkus Resmob Polrestabes Surabaya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kedua pelaku pencuri pikap L-300 diringkus Polrestabes Surabaya berikut barang bukti.
Kedua pelaku pencuri pikap L-300 diringkus Polrestabes Surabaya berikut barang bukti.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kekhawatiran para pemilik mobil pikap L-300 yang kerap menjadi sasaran pencurian sedikit berkurang. Itu terjadi setelah dua orang alap-alap pencuri L-300 dibekuk anggota Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

[irp]

Kedua pelaku itu adalah Hannab (30) dan Samsudi (40) asal Bangkalan, Madura. Keduanya ditangkap di pintu keluar Jembatan Suramadu akses menuju Bangkalan, Madura, Selasa (20/5/2020) siang.

"Kami menangkap setelah sebelumnya menerima laporan kehilangan mobil pikap L-300 milik warga Jl Pandigiling Surabaya," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana.

Dikatakan, komplotan itu diketahui mencari sasaran dengan mengendarai motor. Mereka mengincar mobil L300 yang terparkir di pinggir jalan. Pelaku ini selalu membawa kunci T dan beberapa anak kunci. Setiap mencuri, kebanyakan berhasil.

"Dari catatan kami komplotan tersebut telah beraksi di beberapa kota seperti Gresik, Lamongan, Tuban dan Surabaya. Hingga saat ini sudah ada 7 pikap jenis L300 yang dicuri," ujar Kanit Resmob.

[irp]

Salahsatunya aksi pada Januari 2020, mereka mencuri pikap di kawasan Ujung Pangkah, Gresik. Sepekan kemudian, Samsudi Cs beraksi di Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Lamongan. Mobil pikap milik Mukhlis (25) yang terparkir di pinggir Musala Al Jihad hampir saja dicuri.

"Waktu itu kedua pelaku kepergok warga dan langsung kabur. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan," papar Arief.

Setelah kepergok itu, komplotan pencuri pikap L300 ini memilih tidak beraksi lagi. Mereka bersembunyi selama kurang lebih dua bulan. Setelah dipastikan aman, langsung beraksi lagi.

Tidak hanya di Surabaya, komplotan kini juga beraksi di Kabupaten Tuban. Mereka membawa kabur satu pikap. Dan sebelum pulang ke Madura, mereka beraksi lagi di Kecamatan Laren, Lamongan. Hasil pikap juga.

"Kedua tersangka kami limpahkan ke Polres Gresik. Karena TKP awal pencurian di sana. Tapi kasus ini masih kami kembangkan, mencari kemungkinan pelaku lain dari komplotan ini," kata Iptu Arief Rizky Wicaksana. (hen)

Editor :