KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Pemerintah Kota Probolinggo menyiapkan anggaran sekitar Rp3,9 miliar untuk pengadaan 300 unit kamera pengawas (CCTV) yang akan dipasang di berbagai titik strategis. Program tersebut direncanakan terealisasi melalui Perubahan APBD (P-APBD) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Namun, rencana tersebut mendapat sorotan dari DPRD Kota Probolinggo. Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menilai pagu anggaran sekitar Rp13 juta per titik perlu dikaji ulang karena dinilai lebih tinggi dibanding harga CCTV yang beredar di pasaran.
Menurut Muchlas, DPRD akan mencermati kembali perencanaan anggaran tersebut saat pembahasan P-APBD 2026 agar nilai pengadaan lebih mendekati harga riil, termasuk dengan mempertimbangkan spesifikasi dan perangkat pendukung yang dibutuhkan.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menjelaskan bahwa program pemasangan CCTV merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem keamanan kota. Anggaran pengadaan tersebut bersumber dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp19 miliar.
Ia menargetkan seluruh pemasangan CCTV di 300 titik dapat direalisasikan hingga akhir tahun 2026. Proses pengadaan nantinya akan dilakukan sesuai ketentuan melalui mekanisme tender atau e-katalog pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Pemerintah Kota Probolinggo berharap keberadaan ratusan CCTV tersebut dapat membantu pengawasan di ruang publik, mendukung penegakan hukum, serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.
Editor : Wahyudi