klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Viral Pria Telanjang Jatuh dari Atap Rumah di Jember, Polisi Pastikan Bukan Pelaku Curanmor

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Pecahan genteng yang diinjak H, Polisi memastikan yang bersangkutan bukan pelaku pencurian kendaraan bermotor.
Pecahan genteng yang diinjak H, Polisi memastikan yang bersangkutan bukan pelaku pencurian kendaraan bermotor.

KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah video berdurasi 59 detik yang diunggah akun Instagram @jember24jam_ viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pria tanpa busana diamankan warga di Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pria itu sempat diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Setelah diamankan warga, pria tersebut dibawa oleh anggota Polsek Rambipuji. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum diamankan ia sempat menjebol atap genteng salah satu rumah warga.

Meski video itu memunculkan berbagai spekulasi, hasil penyelidikan kepolisian memastikan peristiwa yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 08.00–08.30 WIB bukan merupakan aksi pencurian maupun percobaan pembobolan rumah.

Kanit Reskrim Polsek Rambipuji, Aipda Bambang Febri, mengatakan pria tersebut berinisial H (43), warga Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember.

Menurut Bambang, H nekat melarikan diri karena dikejar penagih utang (debt collector). Saat berusaha kabur, ia masuk ke parit di belakang rumah warga, memanjat pohon, lalu melepas seluruh pakaiannya sebelum naik ke atap rumah.

"Yang bersangkutan lari dari kejaran penagih utang (debt collector). Dia masuk ke dalam parit di belakang rumah warga, kemudian memanjat pohon. Saat berada di atas, ia menginjak genteng hingga pecah, lalu turun melalui loteng dan diketahui pemilik rumah sebelum akhirnya diamankan warga," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Ia menambahkan, pria tersebut saat ini berdomisili di salah satu desa di Kecamatan Jenggawah, sedangkan alamat pada kartu tanda penduduknya berada di Desa Tamansari, Kecamatan Mumbulsari.

Bambang juga meluruskan informasi yang beredar mengenai kondisi pria tersebut saat diamankan warga.

"Yang bersangkutan telanjang bukan karena dipukuli atau dipaksa warga, tetapi karena melepas pakaiannya sendiri saat bersembunyi di dalam parit," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi maupun Hadiyanto, polisi tidak menemukan adanya unsur niat untuk mengambil barang milik orang lain.

Akibat kejadian itu, pemilik rumah hanya mengalami kerugian material sekitar Rp200 ribu karena beberapa genteng rumah rusak.

"Begitu diketahui pemilik rumah dan warga, yang bersangkutan turun sendiri lalu diamankan. Setelah itu kami bawa ke Polsek Rambipuji untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Karena tidak ditemukan unsur tindak pidana pencurian dan kerusakan yang ditimbulkan tergolong ringan, penyelesaian perkara dilakukan secara kekeluargaan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Meski demikian, Polsek Rambipuji tetap mewajibkan H melapor secara berkala setiap hari Senin dan Kamis sebagai bagian dari pemantauan lebih lanjut.

Editor :