klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

SMKN 1 Baureno Raih Penghargaan TUK Astra Honda, Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Siswa SMKN 1 Baureno di Bengkel MPM Honda Jatim. (Dok)
Siswa SMKN 1 Baureno di Bengkel MPM Honda Jatim. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – SMKN 1 Baureno kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan vokasi. Sekolah binaan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT), ini berhasil meraih penghargaan Best Performance kategori Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda dari PT Astra Honda Motor.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah binaan Honda yang dinilai konsisten menghadirkan pendidikan vokasi berkualitas dan selaras dengan kebutuhan industri otomotif.

Sebagai salah satu SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TSM) Honda binaan MPM Honda Jatim, SMKN 1 Baureno dinilai berhasil menjaga kualitas fasilitas praktik, kompetensi tenaga pengajar, hingga pelaksanaan uji kompetensi siswa sesuai standar Astra Honda. Keberadaan TUK menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri otomotif saat ini.

Kepala SMKN 1 Baureno, Dedy Widodo, S.T., M.M., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima sekolahnya.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi siswa, serta kesiapan lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam mencetak SDM vokasi yang unggul,” ujarnya.

TUK Astra Honda merupakan sekolah dengan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Honda berstandar A+. Sekolah berstatus TUK memiliki sarana dan prasarana pendidikan sesuai standar Astra Honda, mulai dari ruang praktik, laboratorium, unit sepeda motor, tools dan equipment, hingga tenaga pengajar bersertifikasi.

Selain menjadi tempat pelaksanaan uji kompetensi siswa, TUK Astra Honda juga berfungsi sebagai pusat sertifikasi guru dan pengembangan kompetensi bagi SMK binaan Honda.

Saat ini, MPM Honda Jatim telah membina 100 SMK TSM Honda di wilayah Jawa Timur dan NTT. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 sekolah telah berstatus TUK Astra Honda, di antaranya SMK PGRI 2 Ponorogo, SMK Turen Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, SMK Muhammadiyah 2 Genteng Banyuwangi, SMKN 1 Baureno Bojonegoro, SMK Islam Krembung, SMKN 1 Mojokerto, SMK Al Huda Kediri, SMKN 1 Mejayan, SMKN 1 Bendo Magetan, SMK Negeri 12 Malang, SMKN 1 Geger Madiun, SMKN 1 Jatirejo, SMKN 2 Kraksaan Probolinggo, SMK Krian 2 Sidoarjo, SMKN 5 Surabaya, dan SMK Islam 1 Blitar.

Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi kuat antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak SDM vokasi yang unggul dan siap kerja.

“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap keberadaan TUK Astra Honda dapat terus menjadi sarana bagi siswa dan guru SMK untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman praktik, serta kesiapan menghadapi kebutuhan industri otomotif dan tuntutan konsumen yang terus berkembang,” katanya.

Melalui program pembinaan SMK TSM Honda, MPM Honda Jatim bersama PT Astra Honda Motor secara konsisten mendukung penguatan pendidikan vokasi melalui penerapan kurikulum berbasis industri, pelatihan dan sertifikasi guru, praktik kerja industri, teaching factory (TEFA), hingga penyediaan fasilitas laboratorium praktik berstandar Astra Honda.

Program tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan SMK yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.

Editor :