klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PLN Mengajar Ajak Siswa SMKN 1 Blora Kenal Sistem Kelistrikan Nasional dan Teknologi SCADA

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan paparan dalam program PLN Mengajar. (Dok)
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan paparan dalam program PLN Mengajar. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Yogyakarta – PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (UP2B Jateng dan DIY) menggelar program edukasi PLN Mengajar melalui kegiatan outing class yang diikuti 69 siswa kelas X dan lima guru pendamping dari SMK Negeri 1 Blora.

Kegiatan yang digagas PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) tersebut bertujuan mengenalkan proses operasi sistem kelistrikan nasional sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor ketenagalistrikan.

Dalam kegiatan itu, para siswa diajak mengunjungi objek vital nasional yang mengatur distribusi energi listrik di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Melalui kunjungan tersebut, siswa memperoleh gambaran langsung mengenai sistem kerja industri kelistrikan.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengatakan program PLN Mengajar menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda.

“Kami ingin memberikan pengalaman belajar langsung kepada para siswa agar mereka memahami peran penting sektor kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari maupun pembangunan nasional,” ujar Munawwar.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai sistem energi dan teknologi kelistrikan sangat penting sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan transformasi energi di masa depan.

Sementara itu, Manager PLN UP2B Jateng dan DIY, Rachmat Hidayat, menjelaskan para peserta mendapatkan materi mengenai mekanisme penyaluran daya listrik dan upaya menjaga kestabilan sistem kelistrikan.

Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan teknologi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang digunakan untuk memantau dan mengendalikan jaringan transmisi listrik secara real-time dari ruang kontrol.

“Teknologi SCADA sangat penting untuk mempercepat deteksi dan penanganan gangguan pada sistem kelistrikan,” jelas Rachmat.

Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan bahaya arus listrik sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan kerja di sektor energi.

Kepala Jurusan Listrik SMK Negeri 1 Blora, Supriyanto, mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan industri.

Menurutnya, kegiatan tersebut mampu memberikan pengalaman praktis yang memperkuat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran di sekolah.

“Melalui kunjungan ini, siswa dapat melihat langsung penerapan teori di dunia kerja sehingga menambah motivasi mereka untuk mendalami bidang ketenagalistrikan,” kata Supriyanto.

Melalui program PLN Mengajar, PLN berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan siap mendukung kedaulatan energi nasional.

Editor :