KLIKJATIM.Com | Bali – PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Bali (UP2B Bali) menggelar edukasi dan penguatan kapasitas pengelolaan sampah berkelanjutan bersama sejumlah stakeholder di Kabupaten Badung, Bali. Kegiatan ini melibatkan instansi pemerintah, komunitas lingkungan, hingga praktisi pengolahan sampah sebagai bentuk komitmen PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan.
Kegiatan yang diinisiasi PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengatakan program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“PLN berkomitmen memberikan kontribusi positif yang berdampak langsung pada keberlanjutan ekosistem di Pulau Dewata. Kesadaran kolektif dari seluruh elemen internal maupun eksternal menjadi kunci keberhasilan program jangka panjang ini,” ujar Munawwar.
Sementara itu, Manager PLN UP2B Bali, Komang Teddy Indra Kusuma, menegaskan PLN tidak hanya fokus menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Menurutnya, pengelolaan sampah dari sumbernya merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar terhadap pengurangan volume sampah menuju tempat pembuangan akhir.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar kesadaran pengelolaan sampah dapat berkembang menjadi gerakan bersama,” kata Komang.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Badung, Gusti Ayu Putu Srisurasti, perwakilan Komunitas Eco Bali, Atila Gati Rahmadantio, serta perwakilan Waste4Change Engineering Technology, Kadek Yoga Aditya.
Gusti Ayu menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan. Menurutnya, pemilahan sampah sejak dari rumah menjadi langkah utama dalam penyelesaian masalah lingkungan.
Sebagai bentuk implementasi program lingkungan, PLN UP2B Bali juga telah melaksanakan sejumlah aksi nyata, seperti kegiatan bersih-bersih di kawasan pesisir Pantai Munggu Badung dan penanaman bibit mangrove di kawasan konservasi Nusa Pudut, Tanjung Benoa.
Selain itu, PLN juga menyediakan fasilitas komposter di sejumlah area kerja untuk mengolah limbah organik secara mandiri. Langkah tersebut dinilai efektif dalam mengurangi potensi pencemaran lingkungan di kawasan perkantoran.
Ke depan, PLN UP2B Bali berkomitmen memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan melalui berbagai program ramah lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemanfaatan sosial bagi masyarakat Bali.
Editor : Abdul Aziz Qomar