klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

DKPP Bojonegoro Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman, Penyaluran Sudah Tembus 42 Persen

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki, M. Ali Irtadho, menunjukkan stok pupuk subsidi. (Afifullah/Klikjatim.com)
Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki, M. Ali Irtadho, menunjukkan stok pupuk subsidi. (Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro memastikan ketersediaan pupuk subsidi selama musim tanam 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan petani.

Hingga pertengahan Mei 2026, realisasi penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Bojonegoro tercatat mencapai 55.257 ton atau sekitar 42,45 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 130.177 ton.

Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Perlindungan Tanaman DKPP Bojonegoro, Yuseriza A. Leksana menjelaskan, pupuk Urea yang telah tersalurkan mencapai 26.863 ton dari total alokasi 63.213 ton atau sekitar 42,50 persen.

Sementara pupuk NPK terealisasi sebanyak 22.230 ton dari alokasi 53.015 ton atau 41,93 persen. Adapun pupuk organik telah terserap 6.165 ton dari total alokasi 13.948 ton atau sekitar 44,20 persen.

“Untuk pupuk ZA baru dialokasikan sebanyak 1 ton dan hingga saat ini belum ada realisasi penyaluran,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Meski realisasi penyaluran cukup tinggi, Yuseriza memastikan stok pupuk subsidi di Bojonegoro masih dalam kondisi aman. Saat ini sisa stok pupuk subsidi tercatat mencapai 74.920 ton.

Rinciannya meliputi pupuk Urea sebanyak 36.350 ton, NPK 30.785 ton, pupuk organik 7.783 ton, dan ZA sebanyak 1 ton.

“Realisasi penyaluran pupuk subsidi hingga saat ini sudah mencapai 55.257 ton atau sekitar 42,45 persen dari total alokasi yang tersedia. Penyaluran ini akan terus bertambah seiring berlangsungnya musim tanam di sejumlah wilayah,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para petani agar menggunakan pupuk subsidi secara bijak sesuai kebutuhan dan dosis anjuran agar distribusi tetap merata dan tepat sasaran.

Sementara itu, salah satu kios penyalur resmi, UD Usaha Tani di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, juga memastikan stok pupuk subsidi masih aman.

Pemilik UD Usaha Tani, Rifaun Naim mengatakan total alokasi pupuk subsidi di kiosnya mencapai 325,3 ton sepanjang Januari hingga Desember 2026.

“Distribusi pupuk sampai saat ini berjalan stabil dan aman. Kebutuhan petani masih bisa terpenuhi dengan baik,” katanya.

Bahkan, hingga Mei 2026 realisasi distribusi pupuk di kios tersebut telah melampaui target PT Pupuk Indonesia (Persero), yakni mencapai lebih dari 62 persen dari target perusahaan sebesar 60 persen.

Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki, M. Ali Irtadho mengaku para petani sejauh ini tidak mengalami kendala dalam memperoleh pupuk subsidi.

“Distribusi berjalan lancar dan stok pupuk masih aman. Data penyaluran juga sesuai antara alokasi, penebusan, dan sisa stok,” pungkasnya.

Editor :