klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Salah seorang insan PLN menggunakan scooter listrik sebagai transportasi minim emisi untuk menuju kantornya di PLN UP3 Bintaro. (Ist/Radar Gresik)
Salah seorang insan PLN menggunakan scooter listrik sebagai transportasi minim emisi untuk menuju kantornya di PLN UP3 Bintaro. (Ist/Radar Gresik)

KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT PLN (Persero) secara resmi meluncurkan gerakan Clean Energy Day sebagai langkah strategis perusahaan dalam membangun budaya kerja baru yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan.

Program ini merupakan inisiatif besar yang mendorong seluruh insan PLN di Indonesia untuk menggunakan transportasi ramah lingkungan setiap hari Jumat. Langkah nyata ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi fosil secara signifikan serta menekan emisi karbon di lingkungan kerja.

Gerakan yang telah dimulai sejak 10 April 2026 ini merupakan bentuk pengejawantahan dari arahan Pemerintah guna mengoptimalkan penghematan energi di tengah tantangan geopolitik global. Selain itu, inisiatif ini memperkuat posisi PLN sebagai pemimpin transisi energi di tanah air.

Melalui kebijakan ini, seluruh kantor PLN menerapkan sistem “Parkir Kendaraan Tanpa Bahan Bakar” setiap hari Jumat, di mana pegawai didorong beralih menggunakan moda transportasi umum, kendaraan listrik, bersepeda, hingga berjalan kaki.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan sebuah transformasi paradigma dan perilaku kolektif yang melibatkan lebih dari 37.158 ribu pegawai PLN.

“Sebagai komitmen menjalankan arahan Pemerintah, Kami menghadirkan Clean Energy Day sebagai langkah transformasi budaya kerja baru yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis langkah ini akan memberikan dampak nyata dalam menekan konsumsi BBM nasional serta mereduksi emisi karbon secara masif,” ujar Didi.

Selain pada sektor transportasi, efisiensi juga merambah pada sektor operasional perusahaan. PLN menargetkan efisiensi perjalanan dinas sebesar 50 hingga 70 persen dengan mengoptimalkan koordinasi melalui rapat daring.

Untuk mendukung program ini, PLN memanfaatkan aplikasi internal yang mampu memonitor aktivitas perjalanan pegawai secara real-time. Data tersebut nantinya menjadi rujukan bagi manajemen dalam memberikan apresiasi kepada pegawai maupun unit kerja yang paling aktif berpartisipasi dalam gerakan hijau ini.

Hasil dari pelaksanaan perdana pada Jumat lalu menunjukkan dampak yang luar biasa. Insan PLN berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 28,6 ribu kg CO₂ atau rata-rata 2,9 kg CO₂ per pegawai. Selain itu, tercatat penghematan konsumsi BBM sebanyak 12.400 liter dengan efisiensi biaya energi mencapai kurang lebih Rp153 juta hanya dalam satu hari pelaksanaan.

Menutup keterangannya, Yusuf Didi Setiarto menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Ini adalah gerakan dari kita untuk masa depan. Sebuah cara baru yang menjawab kebutuhan akan efisiensi sekaligus menjaga produktivitas. Kami ingin membuktikan bahwa bekerja dengan cara yang lebih hijau adalah sebuah kebanggaan dan standar baru di PLN,” pungkas Didi.

Editor :