KLIKJATIM.Com | Jakarta – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Herjun Atna Firdaus, membuka musim dengan hasil positif setelah meraih podium ketiga pada balapan pertama kelas Supersport 600 (SS600) ajang Asia Road Racing Championship (ARRC). Seri pembuka yang berlangsung di Sepang International Circuit, Sabtu (11/4/2026), menjadi awal menjanjikan bagi para pebalap AHRT yang tampil kompetitif di setiap kelas.
Di kelas SS600, Herjun bersama Fadillah Arbi Aditama memulai balapan dari posisi keempat dan ke-10 berdasarkan hasil kualifikasi. Sepanjang balapan, Herjun mampu menjaga konsistensi di grup terdepan dan bersaing ketat dengan sejumlah pebalap. Memasuki dua lap terakhir, ia terlibat duel sengit perebutan posisi ketiga yang akhirnya berhasil diamankan hingga garis finis.
Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama menutup balapan di posisi keenam. Hasil ini menjadi catatan positif dalam debutnya di kelas SS600 musim ini.
Pada kelas Asia Production 250 (AP250), Rheza Danica Ahrens tampil impresif dengan meraih pole position setelah mencatat waktu tercepat 2 menit 23,384 detik. Rekannya, Muhammad Badly Ayatullah, memulai balapan dari baris keenam.
Dalam kondisi cuaca panas, kedua pebalap menunjukkan daya juang tinggi. Rheza konsisten berada di barisan depan, bahkan sempat memimpin balapan sebelum akhirnya finis di posisi kelima. Sementara Badly sempat tampil mengejutkan dengan merangsek ke posisi terdepan pada lap ketujuh setelah memulai dari belakang. Namun, ia terjatuh di lap terakhir saat sedang bersaing memperebutkan podium.
Di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M. Adenanta Putra memulai dari posisi kelima hasil kualifikasi. Pada debutnya di kelas ini dengan menunggangi CBR1000RR-R, Adenanta menunjukkan performa menjanjikan dengan finis di posisi ketujuh dari total 15 pebalap.
Herjun Atna Firdaus mengaku puas dengan hasil yang diraih. Ia menyebut podium ini menjadi modal penting di awal musim. “Saya senang bisa meraih podium ketiga. Ini hasil yang baik untuk awal musim dan poin penting bagi kami. Kondisi cuaca panas dan insiden di depan justru memacu saya untuk tampil lebih maksimal,” ujarnya.
Fadillah Arbi Aditama menilai dirinya mengalami peningkatan performa signifikan. “Saya mendapatkan pace yang lebih baik dibandingkan sesi tes dan latihan. Ini menjadi bekal penting untuk menghadapi balapan kedua,” katanya.
Rheza Danica Ahrens mengapresiasi peningkatan performa tim dan berharap hasil lebih baik di balapan berikutnya. “Persaingan sangat ketat hingga tikungan terakhir. Saya optimistis bisa meraih podium di race kedua,” ucapnya.
Muhammad Badly Ayatullah menyayangkan insiden di lap akhir. “Saya sudah bersaing di lima besar sepanjang balapan, namun terjatuh di lap terakhir. Ini jadi pelajaran penting untuk ke depan,” tuturnya.
Sementara itu, M. Adenanta Putra menyebut debutnya di kelas ASB1000 memberikan banyak pengalaman berharga. “Saya mendapatkan feeling yang baik di kualifikasi. Ke depan, saya akan meningkatkan aspek teknis dan setelan motor agar tampil lebih optimal,” katanya.
Editor : Abdul Aziz Qomar