klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Industri Melamin Terbesar di Indonesia Mulai Dibangun di KEK Gresik JIIPE

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Wagub Emil didampingi Bupati Yani bersama Dubes Tiongkok Wang Lutong dan pimpinan Golden Elephant
Wagub Emil didampingi Bupati Yani bersama Dubes Tiongkok Wang Lutong dan pimpinan Golden Elephant

KLIKJATIM.Com | Gresik  - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan groundbreaking proyek strategis pabrik melamin oleh Golden Elephant di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Plt Asisten Deputi Perekonomian Bidang Industri Kimia, Dida Gardera, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta perwakilan pemerintah kota dari Tiongkok, Wang Pintda. Hadir pula jajaran perusahaan, termasuk GM AICA Asia Pacific Li Cen Seng dan GM Golden Elephant Le Lien.

Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya mengapresiasi pembangunan industri kimia dan melamin di KEK Gresik JIIPE ini. Dengan investasi sebesar 600 juta dolar AS, industri ini bisa memberi kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Gresik maupun Jawa Timur.

"Pembangunan tahap I pabrik Golden Elephant kami harapkan juga mampu memberi peluang lapangan pekerjaan bagi warga sekitar yang diperkirakan mencapai 1.000 orang tenaga kerja. Sehingga keberadaan industri ini membantu mengurangi pencari kerja," kata Emil Dardak.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Emil Dardak menyampaikan apresiasinya atas investasi ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran industri kimia terintegrasi di KEK Gresik JIIPE akan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pusat industri strategis sekaligus mendukung agenda hilirisasi dan keberlanjutan ekonomi Indonesia.

Dalam sambutannya, Le Lien, General Manager Golden Elephant  menyampaikan bahwa proyek ini terbagi dalam dua phase atau tahap. Phase I nantinya akan mulai berproduksi pada kuartal II-2027 dengan menghasilkan 120.000 ton melamin.

Dikatakan, Melamine Industrial Chain Project ini menelan  investasi besar senilai 600 juta dolar AS. Proyek ini merupakan joint investment dengan komposisi 80% oleh Sichuan Golden Elephant Sincerity Chemical Co, serta masing-masing 10% oleh AICA Asia Pacific Holding PTE Ltd dan Aronstone Chemtec Investment.

Pabrik ini dirancang memiliki kapasitas produksi besar, meliputi:

800 ton per hari amonia, 200 ton per hari melamin serta 1.500 ton per hari urea.  Proyek ini juga menandai pembangunan pabrik melamin pertama di Indonesia, sebagai wujud nyata kerja sama strategis antara Indonesia dan Tiongkok di sektor industri kimia.

"Golden Elephant, melalui pengalaman lebih dari 50 tahun di industri kimia, berkomitmen menghadirkan inovasi berkelanjutan serta penerapan konsep industri hijau," ujar Le Lien.

Dia menegaskan bahwa kelancaran realisasi investasi ini tidak lepas dari dukungan pemerintah Indonesia, hubungan bilateral yang kuat, serta kepercayaan dari lembaga keuangan internasional.

Fokus utama proyek ini adalah pengembangan rantai industri berbasis gas alam untuk produk kimia melamin. Produksi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan domestik sekaligus pasar Asia Tenggara.

Selain itu, proyek ini diproyeksikan membuka sekitar 1.000 lapangan kerja baru di Gresik, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi industri hijau dan pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Dubes Tiongkok, HE. Mr. Wang Lutong, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian pembangunan di Jawa Timur. Ia menilai Jatim sebagai mitra strategis yang memiliki potensi besar bagi para investor asal negaranya.

"Ini kunjungan kedua saya ke Jawa Timur. Kami mengapresiasi  atas capaian pembangunan yang sangat baik," ujar Wang Lutong.

Editor :