klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Hadiri Konfercab II Fatayat NU Babat, Pak Yes Soroti Krisis Etika Digital dan Angka Perceraian

avatar Rozy
  • URL berhasil dicopy
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) II Fatayat NU Babat.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) II Fatayat NU Babat.

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) II Fatayat NU Babat yang digelar di Aula MTs N 1 Lamongan, Sabtu (4/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Pak Yes ini memberikan apresiasi tinggi atas peran strategis Fatayat NU dalam pembangunan daerah, sekaligus memberikan catatan kritis terkait tantangan moral di era digital.

Pak Yes menekankan bahwa di tengah kemajuan teknologi, tantangan masa depan kini jauh lebih kompleks, terutama dalam menjaga adab dan etika generasi muda yang mulai tergerus arus media sosial.

Dalam sambutannya, Pak Yes menyoroti fenomena pergeseran nilai kesantunan di tengah masyarakat. Menurutnya, batasan antara dunia nyata dan dunia digital yang semakin kabur telah menciptakan ruang di mana etika seringkali terabaikan.

"Kita sekarang hidup di dua dunia. Seringkali di media sosial, etika dan adab seolah hilang. Inilah tantangan besar bagi Fatayat untuk tetap menjadi penjaga moral dan akhlak di tengah gempuran digital," tutur Pak Yes.

Beliau menambahkan bahwa selain perubahan sosial, perkembangan Artificial Intelligence (AI) hingga dampak konflik global kini mulai dirasakan nyata di tingkat daerah, sehingga diperlukan benteng karakter yang kuat.

Menanggapi laporan Ketua PC Fatayat NU Babat, Siti Maulidah, mengenai program pemberdayaan perempuan, Bupati menegaskan bahwa muara dari segala program organisasi haruslah pada penguatan ketahanan keluarga.

Pak Yes memaparkan data yang cukup memprihatinkan terkait angka perceraian di Kabupaten Lamongan yang masuk dalam jajaran 5 besar di Jawa Timur.

Diungkapkan pada tahun 2025 tercatat mencapai 3.120 kasus perceraian dan pada Maret 2026 hingga awal tahun ini, sudah ada 732 kasus yang diputuskan.

"Ini kondisi yang miris. Saya berharap program Fatayat ke depan lebih menyentuh pada perbaikan akhlak generasi muda dan kemandirian perempuan untuk menekan angka ini," tegasnya.

Meski menghadapi tantangan sosial yang berat, Pak Yes memaparkan bahwa Kabupaten Lamongan tetap mampu menorehkan prestasi gemilang di berbagai sektor, bahkan banyak yang melampaui capaian rata-rata nasional. Namun, ia mengingatkan agar prestasi tersebut tidak membuat semua pihak lengah terhadap ancaman degradasi moral.

Kegiatan Konfercab ini diharapkan mampu merumuskan program kerja yang inovatif, yang tidak hanya memberdayakan perempuan secara ekonomi, tetapi juga mampu menjadi pilar utama dalam menjaga keharmonisan keluarga dan akhlak generasi penerus di wilayah Babat dan sekitarnya.

Editor :